• Selasa, 6 Desember 2022

Anies: Kelompok Pengajian Hanya Boleh Diikuti Jemaah yang Sudah Vaksin

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 22:33 WIB

Jakarta, HanTer - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan majelis atau kelompok pengajian hanya boleh diikuti jemaah yang sudah disuntik vaksin virus corona (Covid-19). Menurutnya, itu perlu demi melindungi kesehatan para jemaah.
Anies bicara demikian dalam webinar Peran Masjid di Tengah Pandemi Covid-19 yang digelar Partai Gelora secara virtual, Minggu (22/8/2021).

"Ujungnya kalau majelis-majelis ini mau buka ya harus yang ikut yang sudah vaksin saja. Kenapa? Supaya aman, supaya terlindungi," kata Anies.

Ia menjelaskan, vaksinasi merupakan perlindungan bagi para jemaah. Apabila jemaah sudah merasa terlindungi, maka masjid akan kembali ramai dengan sendirinya.

"Saya melihat salah satu pintu penting untuk masjid bisa kembali ramai adalah dengan melindungi jemaahnya," terangnya.

Anies juga menceritakan upayanya mengajak Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta untuk segera disuntik vaksin Covid-19.

Kala itu bertepatan dengan Piala Eropa. Di televisi, terlihat begitu banyak penonton yang hadir di stadion menyaksikan pertandingan secara langsung. Begitu ramai hingga tidak ada yang menjaga jarak.

Namun, melihat keadaan di Indonesia, masjid masih ditutup karena kasus penularan Covid-19 tengah melonjak tinggi. Anies kemudian membujuk kedua tokoh agama itu agar melakukan vaksinasi.

"Kepingin tidak masjid kita buka lagi?. Kepingin tidak masjid kita leluasa lagi?. Iyalah kita kepingin, ya solusinya satu pada vaksin dan langsung kita mulai vaksin," ucap Anies.

Setelah itu, kata Anies, Ketua MUI dan DMI DKI Jakarta bersama-sama disuntik vaksin virus corona.

Halaman:

Editor: zamzam

Tags

Terkini

Jin BTS Wamil, BIGHIT MUSIC: Tak Ada Acara Apa-apa

Selasa, 6 Desember 2022 | 12:39 WIB

Bharada E: Mungkin Bang Ricky Tidak Mau Bicara

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:21 WIB
X