Tim Penyidik KPK Periksa Politikus NasDem James Arifin dan Senior Manajer PP Sarana Jaya

- Minggu, 26 Maret 2023 | 19:30 WIB
Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Juru Bicara KPK, Ali Fikri

HARIANTERBIT.com - Jajaran tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), nampak memang serius melakukan pengusutan kasus korupsi terkait tanah di DKI Jakarta, Minggu 26 Maret 2023

Bahkan telah beberapa anggota DPRD diperiksa menyusul pemeriksaan terhadap anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem periode 2014-2019 James Arifin Sianipar pada Jumat 24 Maret 2023.

Menurut Juru Bicara KPK, Ali Fikri, James diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur yang dianggarkan pada era Gubernur Anies Baswedan pada 2018-2019.

Baca Juga: Awal Puasa Harga Bawang Putih Naik, Pengamat: Masalah yang Terus Berulang!

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan," ungkap Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat 24 Maret 2023.

Tidak hanya James Arifin, KPK juga memanggil Senior Manajer Divisi Pertanahan dan Hukum PP Sarana Jaya Yadi Robby dan Staf Perumda Pembangunan Sarana Jaya Farouk Maurice Arzby.

Namun belum diketahui materi apa yang ingin didalami penyidik KPK pada tiga saksi itu, dan yang pasti, KPK sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Jakarta. Kali ini, KPK mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Kelurahan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur pada Perumda Sarana Jaya tahun anggaran 2018-2019.

Baca Juga: Sinar Mas Land Luncurkan Hunian Rp500 Juta-an di Kota Deltamas Cikarang

Pengusutan dugaan korupsi pengadaan tanah di daerah Cakung tersebut sudah masuk dalam proses penyidikan.

KPK juga sudah menetapkan sejumlah tersangka dengan proses penyidikan tersebut. Perkara ini diduga pengembangan kasus dari pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

Kasus ini telah menjerat Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, Diretur PT. Adonara Propertindo Tommy Adrian, Wakil Direktur PT. Adonara Propertindo Anja Runtuwene, Direktur PT. Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar.

Baca Juga: Survei Indikator: Elektabilitas Erick Thohir Jadi Cawapres Melesat, Ridwan Kamil Menurun

Serta korporasi PT. Adonara Propetindo. Perbuatan Yoory berdampak pada memperkaya dirinya dan sejumlah pihak yakni Anja Runtunewe, Rudy Hartono Iskandar dan korporasi PT. Adonara Propetindo sebesar Rp 152 miliar. Pengadaan tanah tersebut di peruntukan pada program rumah DP 0 Rupiah yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.***

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Pemprov DKI Pertahankan Opini WTP dari BPK DKI

Senin, 29 Mei 2023 | 21:15 WIB
X