Halal Tourism Expo 2018, Indonesia Makin Diminati Muslim Traveler

Hermansyah
Halal Tourism Expo 2018, Indonesia Makin Diminati Muslim Traveler
Ilustrasi Muslim traveler

Jakarta, HanTer - Wisata halal di Indonesia trennya terus meningkat. Hal itu bisa dilihat saat Pameran Halal Tourism Expo 2018 antusias pengunjung bagus. Acara ini digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta 23-25 November 2018. Kegiatan ini diisi beragam kegiatan. Seperti Bincang Bisnis Wisata Halal, Pameran, Penawaran menarik paket wisata dan hiburan.

Ketua Panitia Halal Tourism Expo 2018, Imadduin Indrissobir mengatakan, wisata halal diharapkan mampu menarik wisatawan dunia ke Indonesia. Mengingat Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. "Kegiatan ini menjadi penting lantaran potensi halal atau Muslim traveler di dunia kian menunjukkan peningkatan. Indonesia perlu mengambil peluang dan juga pemain utama,” ujar Imadduin.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai momentum pesan yang bisa disampaikan kepada masyarakat bahwa wisata halal menjadi bagian penting dalam kehidupan. Sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk mendorong wisata halal.

“Wisata Muslim sekarang terus berkembang. Misal sekarang di Riau ada penggabungan Halal Tourism dengan unsur olahraga, kemudian di Jogyakarta ada paket perjalanan yang membawa wisatawan berkunjung ke makam Ahmad Dahlan,” ungkap Imadduin.

Sementara, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Hari Wibowo menambahkan, pengenalan label halal bukan hanya sebuah produk saja, melainkan wisata. Tentu pengenalan ini harus ditunjukkan kepada generasi mendatang.

“Peluang wisata halal di Jakarta sangat besar dan memiliki keunikan serta lengkap dibandingkan negara lainnya. Saat ini, di Jakarta ada 17 ribu makanan yang sudah tersertifikasi halal, pusat busana Muslim terbesar di Tanah Abang dan Thamrin City dan puluhan kota bersejarah,” ujar Hari.

Menurut Hari, esensi halal memiliki korelasi positif bagi kehidupan masyarakat. Setidaknya dapat melahirkan generasi yang memiliki kualitas yang baik. “Selain masyarakat yang memiliki kualitas bagus, saat ini produsen produk halal juga berkembang sesuai dengan syariat,” pungkasnya.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, wisata halal berpotensi meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi utama wisata halal dunia. Potensi pertumbuhan wisata halal Indonesia ini menjanjikan. "Belajar dari Lombok, ada banyak langkah besar yang dilakukan. Lombok kini branding-nya Indonesia's Halal Jewel. Bukan lagi the Sister Island of Bali," kata Giri Adnyani.

Menurutnya, event Halal Tourism Expo sangat penting. Ada banyak informasi yang disampaikan. Sebab, destinasi wisata halal di Indonesia sangat siap dikunjungi. Daya dukung infrastruktur dan aksesibilitasnya juga sangat bagus.

"Konsep wisata halal terus dikembangkan. Terkait syarat administrasi juga tidak ada masalah karena Indonesia memiliki standardisasi tinggi. Yang jelas, wisata halal di Indonesia sangat berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Giri Adnyani.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, beragam upaya dilakukan untuk mendukung kenyamanan wisatawan. Kini dilakukan penguatan network dengan organisasi multilateral dalam pengembangan infrastruktur. "Destinasi wisata halal akan terus berkembang di Indonesia. Semua aspek memenuhi syarat untuk itu. Respons pasar sangat bagus sehingga investasi terus mengalir. Infrastrukturnya lengkap dan bagus. Untuk itu, pastikan Indonesia menjadi pilihan utama untuk menikmati wisata halal," ujar Menpar Arief Yahya.