Sania Exclusive Masterclass Wujudkan Makanan Rumahan di Tengah Pandemi

Romi
Sania Exclusive Masterclass Wujudkan Makanan Rumahan di Tengah Pandemi
Makanan di tengah pandemi Covid-19/ ist

Jakarta, HanTer - Sejauh ini brand tepung terigu Sania dari Wilmar Indonesia meluncurkan Sania Exclusive Masterclass, sebuah program untuk membantu para pelaku usaha makanan rumahan newbie, yang baru memulai usaha dan ingin mengembangkannya.

Mereka memberikan bantuan modal usaha total senilai Rp50 juta serta pelatihan online secara eksklusif bersama empat master di bidangnya.

"Melalui program ini, para pengusaha makanan rumahan yang menggunakan bahan baku tepung terigu protein sedang dan berjualan secara online kurang dari satu tahun diajak untuk mengunggah foto menu andalan usahanya serta menceritakan latar belakang usaha di media social,” kata Marketing Manager Sania, Nuri Rialen, Kamis (24/9/2020).

"Ada 10 peserta terbaik yang dipilih untuk mendapatkan modal usaha senilai puluhan juta rupiah dan akan dibina melalui empat kelas eksklusif yang diselenggarakan secara online untuk mengembangkan usahanya," terangnya.

Dikatakannya, akan ada empat kelas yang bisa diikuti secara daring oleh para pelaku usaha kuliner, di antaranya Kitchen Class bersama Chef Yongki Gunawan, master baking Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun.

Kemudian Photography Class bersama Charlie Sugiri, master food photography yang telah dipercaya menangani lebih dari 100 klien Food & Beverage. Selain itu, ada juga Marketing Class bersama Yosef Baskoro, master online marketing yang merupakan creative marketer dan pendiri sekolahpebisnis.com. 

Terakhir, Finance Class bersama Yuszak Yahya, master usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang telah berhasil sukseskan ribuan wirausaha di 30 kota.

"Keempat topik pelatihan kelas online eksklusif tersebut telah kami siapkan dan sesuaikan dengan kebutuhan skill dalam mengembangkan usaha mereka di dalam kondisi pandemi saat ini," kata Nuri.

Program ini sekaligus memberi kesempatan bagi pelaku usaha rumahan untuk meningkatkan skills berwirausaha dan beradaptasi di tengah kondisi pandemi saat ini.

"Harapannya, hal ini bisa menjadi bekal sekaligus stimulus bagi para pelaku usaha makanan rumahan di Indonesia untuk tetap terus berkembang dan beradaptasi sehingga bisa menjadi pengusaha sukses yang handal di bidang kuliner," tambah Nuri.