Andri Gunawan, Mantan Pengamen yang Sukses Jadi Barberman 

Safari
Andri Gunawan, Mantan Pengamen yang Sukses Jadi Barberman 
Andri Gunawan alias Bang Kapten (duduk tengah), Barberman dan owner X-Men Barbershop yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang

Jakarta, HanTer - Nasib seseorang tidak ada yang bisa menyangka. Hal ini pun dialami Andri Gunawan (33), tukang cukur atau barber yang saat ini sukses karena memiliki 2 gerai barbershop ternyata bekas pengamen. Oleh karena itu jangan menganggap remeh setiap profesi yang ditekuni seseorang. Karena bisa jadi hal itu merupakan salah satu jalan untuk menuju kesuksesan.

"Sebelum jadi barbermen saya menekumi banyak profesi. Saya pernah  jadi tukang ojek pengkolan," ujar Andri mengawali pembicaraan dengan Harian Terbit, belum lama ini.

Andri memaparkan, menjadi tukang ojek setelah lulus STM tahun 2005-2006. Karena sulit mencari pekerjaan, maka menjadi ojek pangkalan ia tekuni dengan telaten selama 1 tahun. Namun karena merasa jadi tukang ojek bukan profesi yang diinginkan, Andri pun beralih profesi menjadi seorang pengamen. Selama 1 tahun Andri menjual suara dari rumah ke rumah. 

Namun lagi - lagi, karena diyakini menjual suara bukan profesi yang pas, Andri kembali banting stir. Kala itu Andri menjadi menjadi tukang jagal ayam. Andri jadi jagal ayam setelah ikut kerja dengan temannya di Pasar Ikan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Setidaknya selama 6 bulan, Andri menjadi jagal ayam. 

"Saat jadi jagal ayam, tiba - tiba ada panggilan pekerjaan menjadi teknisi di pabrik minuman ringan di Tangerang. Waktu itu kontrak kerja saya selama 3 bulan," papar ayah satu putri ini.

Saat ini Andri yakin bahwa tukang cukur atau barber profesi terakhir yang ditekuninya. Tidak heran, Andri pun mempumyai motivasi agar profesi yang ditekuni saat ini bakal meraih kesuksesan. Oleh karena itu Andri tidak merasa malu dan rendah diri untuk belajar menambah pengalaman dengan para senior yang ahli dalam di percukuran rambut  

"Karir sebagai barberman dberawal dari hobi memotong rambut teman-teman dan memperdalam lagi skill dalam memotong rambut dengan teman yang lebih ahli dibidangnya, melalui seminar-seminar tentang skill potong rambut yang intinya pengalaman adalah guru yang terbaik," tandas Andri yang akrab disapa Bang Kapten.

Setelah mantap menekuni tukang cukur, sekitar tahun 2010, Andri mulai membuka gerai barbershop dengan brand "X-MEN Barbershop". Kala itu Andri membuka gerai barbershop dengan peralatan seadanya. Apalagi kala itu modal yang dimilikinya juga sangat terbatas. Seiring berjalannya waktu, saat ini Andri memiliki 2 gerai barbershop. Gerai kedua bernama X-Men Barbershop.

"Butuh waktu 2 tahun saya dapat membuka 2 gerai Barbershop dengan peralatan yang lebih modern dan lengkap " ungkapnya.

Selain memiliki 2 barbershop, saat ini Andri juga memiliki 2 unit kendaraan roda empat, satu unit motor, empat kontrakan berupa kios atau toko, dan 2  kontrakan rumah. Semua itu didapatnya karena Andri sudah yakin dengan profesinya sebagai tukang cukur. Apalagi untuk menjadi barber handal, Andri juga pernah  belajar di Johnny Andrean cabang Robinson, Kota Tangerang selama 2 bulan pada tahun 2009. 

"Saat ini saya juga mempekerjakan 4 barberman dengan latar belakang ada yang mahasiswi, ada  mantan mandor dari salah satu perusahaan, ada yang tamatan STM dan ada yang dari jebolan "KDI"  10 besar, Ahmad Johansyah asal Lampung," ujarnya bangga.

Terkait siapa yang menjadi inspirator dan motivator  sehingga sukses dan mandiri seperti saat ini?, dengan tegas Andri mengatakan, "Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Muhammad SAW adalah marketing yang jujur dalam usaha, dan Nabi Muhammad SAW adalah panutan bagi semua umat manusia," tegasnya.

Namun demikian, Andri yang juga mengidolakan tokoh lainnnya untuk menjadi inspirasi seperti alm Bob Sadino, Christina Lie,  co & founder l0l Red.Com, Arli Kurnia, Business Coach,  praktisi anti riba,  owner Cleanoz, Hendra Hairock, finalis The Cut Indonesia, Johnni Andrean, owner Johnni Andrean dan Henoch Sitompul, Barber Expert.

Setelah sukses menjadi tukang cukur, Andri juga mempunyai harapan dan cita-cita yakni ingin membahagiakan keluarga dan dapat berguna bagi orang banyak. Ia juga ingin memberangkatkan kedua orang tuanya naik haji. Selain itu  ingin membuka 21gerai "X-MEN barbershop" dan membangun 100 pintu kontrakan, serta sukses bahagia dunia akhirat.

"Selalu berfikir positif,  gemar bersedekah, gemar menabung, bekerja keras, selalu semangat, pantang menyerah, berdo'a dan berusaha. Jika kita punya impian, bermimpilah setinggi langit, bila nanti kau terjatuh, kau akan jatuh di antara bintang bintang," pesannya.