Puasa Anda Jadi Nyaman, Panteng Terus ‘Cerita Mami Keren’

romi syahril
Puasa Anda Jadi Nyaman, Panteng Terus ‘Cerita Mami Keren’
Cerita Mami Keren lewat Zoom/ ist

Jakarta, HanTer – Memasuki Ramadhan 1441 H sepertinya menjadi ujian tersendir bagi umat Islam Indonesia. Pasalnya, berpuasa di tengah pandemic Covid-19 tentu lebih berat dibanding keadaan normal se[erti tahun-tahun sebelumnya.

Maklum, kondisi tubuh dituntut agar tetap sehat menjalani puasa selama 30 hari kedepan. Untuk itu, orang yang berpuasa disarankan mengonsumsi asupan gizi sehingga bisa terhindar dari virus corona dan beribadah tetap nyaman.

Nah, guna menndapatkan informasi yang tepat dan jelas selama menjalankan ibadah puasa, cukup panteng ‘Cerita Mami Keren’ yang digagas Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan). 

“Sekedar diketahui Cerita Mami Keren adalah singkatan dari Ceramah dan Diskusi Seputar Makanan Minuman Kesehatan Ramadan dan Lebaran. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi aktual berbasis bukti sains terkini kepada masyarakat tentang bagaimana mengelola makanan, minuman, dan gaya hidup dalam mempersiapkan, saat, dan setelah bulan puasa, serta cara meraih berbagai manfaat kesehatan puasa selain sebagai ibadah,” kata Ketua Umum Pergizi Pangan sekaligus Guru Besar Ilmu Gizi Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB, Prof Dr Hardinsyah MS, lewat aplikasi Zoom, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan Hadinsyah, dalam berbuka puasa disarankan minum air putih dan mengonsumsi kurma. Selain itu, berbuka puasa bersama anak yatim bisa menumbuhkan rasa kebahagiaan tersendiri. “Ada rasa bahagia dalam diri seseorang jika bisa melihat orang lain bahagian,” ungkapnya.

Cerita Mami Keren tayang setiap hari dengan topik yang menarik di setiap episodenya, mulai pukul 12.50 WIB selama 45 menit. Total terdapat 40 episode yang ditayangkan mulai dari Rabu, 22 April 2020 hingga 30 Mei 2020.

Cerita Mami Keren menampilkan dan menjawab permasalahan keseharian dengan menarik dan keren, dengan narasumber profesor-profesor yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya masing-masing. 

Para profesor ini akan didampingi moderator dan host dari kalangan milenial yang merupakan akademisi dan praktisi muda dari Departemen Gizi Masyarakat Fema IPB, Pergizi Pangan, dan lainnya.

“Intinya acara ini dirancang semenarik mungkin dan memotivasi masyarakat untuk mengikutinya. Topik yang akan disajikan adalah seputar makanan, minuman dan kesehatan yang diperlukan menjelang, saat, dan setelah puasa sesuai perkembangan iptek gizi terkini,” kata Ketua Umum Ikatan Sarjana Gizi (Isagi), Muhamad Nur Hasan Syah SGz Mkes,.

Tema lain yang patut dipantengi dalam acara ini, antara lain, kiat sahur dan berbuka, gizi dan keamanan pangan selama puasa dan Lebaran, memanfaatkan momen puasa untuk mengendalikan lemak tubuh, berat badan, meningkatkan imunitas, masalah gula dan kolesterol. 


 

#Cerita   #Mami   #Keren