Menyaksikan Koleksi Pribadi dan Karya Seni

TBS Tempat Inspirasi Penggemar Benyamin Sueb

Harian Terbit/Safari
TBS Tempat Inspirasi Penggemar Benyamin Sueb
Taman Benyamin Sueb (TBS) di Jl Bekasi Timur Raya Nomor 73, Jatinegara, Jakarta Timur.

Jakarta, HanTer - Nama Benyamin Sueb tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Apalagi Benyamin Sueb merupakan satu di antara seniman asal Betawi yang sangat legendaris.

Saat ini yang kangen dengan Benyamin Sueb yang telah meninggal dunia 5 September 1995 silam bisa mengunjungi Taman Benyamin Sueb (TBS) yang terletak di Jl Bekasi Timur Raya Nomor 73, Jatinegara, Jakarta Timur.

Benny Benyamin S, satu di antara anak Benyamin Sueb mengatakan, Taman Benyamin Sueb (TBS) yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menjadi aset Pemda DKI Jakarta. Sehingga TBS milik masyarakat Jakarta yang ingin melihat sejumlah koleksi pribadi dan beragam karya seni yang telah ditorehkan Benyamin Sueb.

Adapun di antara koleksi milik Benyamin Sueb yang bisa dilihat di TBS yakni, baju pentas, sepatu, jam tangan, lukisan, kaset, piagam serta lagu-lagu dalam bentuk piringan hitam.

Selain ada juga jam hadiah dari Presiden Uni Sovyet Michael Gorbachev. Di TBS juga bisa dilihat piagam penghargaan Bintang Budaya Parama Dharma yang diberikan oleh Presiden Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Selain karya-karya Babe (Benjamin Sueb), di TBS juga jadi tempatnya untuk komunitas berkreasi," ujar Benny Benyamin S kepada Harian Terbit di studio Bens Radio, Ciputat, Tangerang Selatan, belum lama ini.

Benny menilai, TBS bisa menjadi tempat inspirasi untuk generasi penerus bangsa, khususnya bagi yang mencintai Jakarta dan karya-karya Benyamin Sueb, seniman Betawi serba bisa yang legendaris. Apalagi lokasi TBS juga sangat strategis untuk dijangkau dari mana pun. Karena TBS berada di depan stasiun Jatinegara dan juga tidak jauh dari shelter busway.

"Adanya TBS ini kita (keturunan dan para pecinta Benyamin Sueb) dapat berkah terus karena penghargaan selalu diberikan kepada Babe," jelasnya.

Apalagi selain TBS, sambung Benny, nama Benyamin Sueb juga diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Jakarta. Selain itu Benyamin Sueb juga diberikan gelar Pahlawan Budaya oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Oleh karena itu Benyamin Sueb adalah sosok yang baik dan patut dikenang atas jasa - jasanya membangun seni dan budaya Betawi khususnya.

"Alhamdulillah dapat rahmat, dapat berkah, dapat penghargaan. Insya Allah bisa menginspirasi kepada generasi berikutnya," papar Benny yang juga Direktur Utama Bens Radio, studio radio peninggalan Benyamin Sueb.

Benny mengakui, untuk mewujudkan TBS butuh waktu yang panjang. Namun di tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, angan-angan almarhum Benyamin Sueb yang ingin membangun wadah kreativitas seni budaya Betawi akhirnya terwujud. Anies meresmikan TBS, Sabtu (22/9/2018) silam. Saat peresmian TBS digelar acara Gebyar Taman Benyamin Sueb.

Dalam acara itu tampil berbagai atraksi kesenian khas Betawi, sepertti beberapa group band yang membawakan lagu-lagu karya Benyamin Sueb. Mereka, antara lain, Biang Berok Band, Comel Band dan Sueb Band. Mereka membawakan lagu-lagu Benyamin, seperti Di Sini Aje, Malem Minggu, Markonah dan Juki.

Eks Kodim

Saat itu yang menjadi panggung adalah teras bekas gedung Kodim. Tiang-tiang gedung serta jendela di bagian depannya seakan menjadi dekorasi. Di pekarangan, sekitar 50 anggota Benyamin Sueb Fans Club dan Persatuan Betawi menyaksikan acara pentas musik itu dari awal sampai akhir.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Asiantoro juga mengatakan, kehadiran TBS diharapkan menjadi ruang interaktif bagi para seniman, komunitas, serta pusat informasi seni dan budaya. “Seperti Taman Ismail Marzuki," katanya.