Gelar Ajang PPTSI 2019, Anna Mariana: Kawal Terus Hari Tenun dan Songket

romi
Gelar Ajang PPTSI 2019, Anna Mariana: Kawal Terus Hari Tenun dan Songket
Anna Mariana cs/ ist

Jakarta, HanTer - Setelah melalui perjuangan selama dua tahun, niat desainer Anna Mariana ingin mewujudkan Hari Tenun dan Songket sepertinya tingga menunggu waktu. Pasalnya, ia dan sejumlah pihak dari komunitas tenun dan songket terus mengawal surat yang ditujukkan kepada Presiden.

“Intinya kita terus mengawal suratnya semoga cepat menjadi Keppres tentang Hari Tenun dan Songket yang sedianya jatuh pada setiap 7 September. Sejauh ini yang kita tahu sudah berada di meja Presiden Jokowi, semoga saja bisa terealisai keppresnya,” kata Anna Mariana di House of Marsya di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Selain fokus mengawal Hari Tenun dan Songket, Anna Mariana bersama Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara (CBKN) dan Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI) vertekad mewujudkan pelestarian dan penyelamatan budaya, terutama tenun dan songket di kalangan generasi muda. 

Hal itu dibuktikan dengan menggelar Pemilihan Putra Putri Tenun Songket Indonesia (PPTSI) 2019 untuk pertama kalinya.

Dikatakan Anna, kerajinan seni kain tenun dan songket merupakan kekayaan warisan budaya Indonesia yang harus terus digali, dilestarikan sekaligus dikembangkan. Beragam cara yang bisa dilakukan untuk merealisasikannya, terutama terhadap milenial, dan salah satunya melalui PPTSI.

"Bagi kami kegiatan ini sebagai cara untuk meningkatkan minat generasi muda mencintai budaya. Lewat ajang ini nantinya seluruh peserta akan mewakili daerah yang mempunyai tenun dan songket masing-masing yang nantinya bisa mempromosikan tenun khas daerah masing-masing ke tingkat nasional maupun mancanegara," terang Anna Mariana selaku Ketua Umum & Penanggung Jawab Acara PPTSI 2019.

Menurut Anna, ajang ini merupakan kolaborasi Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) dan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang bakal menghadirkan serangkaian acara, seperti pemeran tenun pusaka keraton milik raja-raja dan keraton nusantara.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana PPTSI 2019, Tjokorda Agung Panji Indra mengatakan bahwa PPTSI 2019 ini sangat unik. Selain berpenampilan menarik dan berkepribadian baik, pasangan peserta akan dinilai pengetahuan mereka tentang pariwisata, budaya juga sejarah kekayaan songket dan tenun dari daerah masing-masing.

Dewan juri yang akan menilai para peserta terdiri dari pakar kepribadian, pakar marketing, budayawan, pakar kain, tokoh media, tokoh fashion, dan tokoh dari dunia hiburan.

Sedangkan para peserta diwajibkan membuat video berdurasi 1 menit yang diunggah di akun Instagram masing-masing dan melampirkan tulisan sepanjang lima paragraf dengan tema Melestarikan Kain Tenun dan Songket untuk Menjaga Budaya Bangsa di Era Industri 4.0.
 

#Anna   #Mariana   #PPTSI   #Tenun