Komunitas Upload DIY Tularkan Pengunjung ICRA 2019 Agar Lebih Kreatif

romi
Komunitas Upload DIY Tularkan Pengunjung ICRA 2019 Agar Lebih Kreatif
Komunitas Upload DIY/ ist

Jakarta, HanTer – Banyak cara dilakukan seseorang agar bisa lebih kreatif ketimbang menghabiskan waktu main gadget. Seperti dilakukan komunitas Upload DIY Indonesia dengan mengadakan workshop creative dalam membuat beberapa item dekoratif, khususnya wall décor di Interior and Craft (ICRA) Exhibition ke-19 yang digelar di Hall A, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta.

Komunitas yang sudah berdiri sejak 2016 ini mengadakan pelatihan kepada para pengunjung pameran dalam membuat beberapa item dekorasi rumah, seperti Tapestry Weaving dan plant embroidery yang biasanya dibuat sebagai hiasan pada dinding rumah.

Uniknya, komunitas yang sudah tersebar di seluruh Indonesia ini memang bertujuan untuk membentuk masyarakat agar berjiwa kreatif, inovatif, solutif dan peka terhadap sosial juga cinta alam dengan mengelolah barang bekas agar mengurangi limbah.

Terlebih, komunitas ini sudah diikuti oleh sekitar 30ribu peserta yang tersebar diseluruh Indonesia, seperti wilayah Jobodetabek, Bandung, Jogja, Surabaya, Palembang, sampai Kalimantan. 

Tujuannya untuk menularkan jiwa kreatif, dan bisa menjadi wadah untuk mempublikasikan hasil kreatifitas dan bisa berperan aktif dalam kegiatan sosial.

"Intinya kita antusias sekali untuk bisa berpartisipasi pada acara ICRA 2019 ini, karena bisa menjadi wadah untuk kami menularkan kreatifitas.  Dan harapan kami semoga masyarakat bisa mencintai hasil kreatifitasan anak negeri,” kata Founder Komunitas Upload DIY Indonesia, Baby Dinata, Ahad (6/10/2019). 

Ditambahkan Baby Dinata, kegiatan tersebut terdiri dari 3 kegiatan yaitu mini class yang dilakukan dengan skala kecil sekitar 5-6 orang, meet up dilakukan di setiap 4 bulan dengan skala besar yaitu sekitar 50-70 orang yang hadir.

“Dan untuk mengisi kekosongan kita memiliki kegiatan di group whatsapp yaitu kuliah whatsapp di hari senin dengan memberikan materi craft bergilir dari anggota satu ke yang lainnya,” tambahnya.

Sedangkan, Ririe Jejaring Craft dari komunitas Upload DIY sekaligus pengajar tenun di workshop ICRA 2019 mengatakan pihaknya lagi sharing tentang Tapestry Weaving yang berguna bagi para pemula.

“Meliputi kegiatan menenun manual tanpa mesin dengan menggunakan loom. Jadi kayu yang diberi kisi-kisi untuk mengaitkan tali.  Talinya adalah lusi, jadi tali lusi ini adalah benang pakan. Kemudian benang yang biasa saya pakai adalah katun, biasanya cutton milk (katun susu),” katanya.

Alhasil, biasanya untuk wall decor, bisa buat kalung boheniam style, plat (tatakan piring/gelas). Dan yang versi besar untuk taplak meja.

“Untuk workshop ini saya memakan loom kecil, dengan enam teknik. Pertama belajar bikin tabby, dasar yang lurus lurus seperti tabby, kemudian ada rya, ini semacam rumbai-rumbai. Ketiga ada geometrical shape, untuk bikin diagonal, bentuk segitiga jajaran genjang. Teknik keempat yaitu eqyptian knot, lalu ada teknik soumak yakni seperti kepang, dan keenam teknik spanish lace,” terangnya.

Ditambahkannya, paling sering digunakan untuk menenun yaitu tabby, jadi tabby sebenernya bisa juga bikin bentuk geometrik, kotak, segitiga dan lurus.

“Pokoknya harapan kita di setiap daerah ada, tapi tenun modern seperti ini kayaknya masih belum banyak yang main. Jadi ekspektasinya adalah kita-kita yang di kota bisa tenun dengan versi yang lain,” tuturnya.
 

#Komunitas   #Upload   #DIY