Gandeng Iwet Ramadhan, Giordano Luncurkan Batik 'Penuh Cinta' Edisi Lebaran

Eka
Gandeng Iwet Ramadhan, Giordano Luncurkan Batik 'Penuh Cinta' Edisi Lebaran
Batik lebaran motif terbaru bertema 'Enlightening Love' memiliki makna selaras dengan motif 'Beautiful Sorrow' rancangan Iwet Ramadhan. (ist)

Jakarta, HanTer - Sebagai salah satu perusahaan pakaian kasual ternama, Giordano kembali menunjukkan eksistensinya di nusantara melalui kampanye khusus pada momen lebaran tahun ini. Mengusung tema kembali ke fitri yang menjadi inti dan semangat Idul Fitri, Giordano memunculkan tema 'Enlightening Love' pada produk terbarunya.

Dalam terobosan baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pun, Giordano turut menggandeng Iwet Ramadhan, seorang penggiat budaya, designer batik dan penyiar radio. Iwet sendiri digandeng oleh Giordano dalam kampanye tahun ini berkat keseriusannya melestarikan batik dan filosofi ceritanya.

Iwet  Ramadhan tidak hanya merancang motif batik tapi juga menulis buku, membuat video youtube series tentang cerita dan filosofi batik, juga mengajarkan Ibu Rusun membuat Batik. Itu Sebabnya kami mengajak Iwet untuk terlibat dalam campaign ini.

Tema 'Enlightening Love' memiliki makna selaras dengan motif 'Beautiful Sorrow' yang dirancang oleh Iwet Ramadhan. Motif ini bercerita soal harapan, bahwa setiap kesulitan, ujian, atau cobaan, akan selalu berakhir dengan kebahagiaan.
Begitu pula dengan 'Enlightening Love', sebuah harapan dimana cinta akan menjadi cahaya terang bagi semua orang khususnya di momen hari raya tahun ini.

"Enlightening Love adalah tema yang kami usung dalam kampanye edisi lebaran kali ini. Tagline Enlightening Love berbicara mengenai cinta yang penuh harapan  mencerahkan, dimana harapannya rasa cinta ini akan menjadi cahaya terang bagi semua orang khususnya di moment ramadhan ini," beber Chief Merchant Giordano Indonesia, Ekawati Wongso.

"Kerjasama dengan Iwet Ramadhan sendiri dilakukan sebagai salah satu bukti keseriusan dan komitmen Giordano dalam mengapresiasi kekayaan dan talenta lokal yang dimiliki Indonesia, sama halnya dengan yang kami lakukan di kampanye-kampanye Giordano sebelumnya seperti Art Of Freedom di tahun 2014, The Legacy dan My Cup Story pada 2016, kemudian One Indonesia: Let's Play Anda Stand Together di 2017, dan yang terakhir adalah Kita Garuda pada tahun 2018," imbuh Ekawati.
 
Motif Batik Beautiful Sorrow sendiri terinspirasi dari motif batik klasik Kelengan dari Pekalongan. Motif batik sarat makna yang punya nilai spiritual yang tinggi. Asalnya batik ini berwarna biru dan putih. Iwet Ramadhan sengaja menambahkan aksen merah dalam rancangannya, sebuah simbol harapan, simbol cinta dan kehidupan.

Iwet sendiri menuturkan bahwa batik dengan motif terbaru yang kental dengan aroma Indonesia mempunyai makna besar, khususnya pada perayaan Idul Fitri edisi tahun ini. Salah satunya menyimpulkan simbol persatuan dan kesatuan yang dipenuhi dengan rasa kasih sayang.

"Kita butuh harapan, sudah terlalu lama kita beradu argumen dan mempertahankan pendapat, berdebat tanpa ujung. Idul Fitri menjadi momentum kembali berkumpul, bersatu, dengan seluruh kerabat dalam suasana damai penuh cita," ujar Iwet Ramadhan menjelaskan filosofi batiknya itu.