• Rabu, 28 September 2022

Peduli Kualitas Hidup Lansia, Ajinomoto Beri Tips Gizi Terbaik Cegah Hipertensi

- Senin, 15 Agustus 2022 | 20:17 WIB
Asupan terbaik bagi Lansia cegah hipertensi (ist)
Asupan terbaik bagi Lansia cegah hipertensi (ist)


HARIANTERBIT.com – Sejauh ini kelompok lanjut usia (lansia) harus meningkatkan kualitas hidup berupa selera makan yang membantu dalam pemenuhan asupan gizi sehingga berujung pada perbaikan kondisi fisik dan kualitas hidup lansia.

“Hingga kini data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2020 jumlah lansia di Indonesia meningkat sebesar 9,92% atau sebanyak 26,82 juta orang. Menjadi tua adalah pasti, tetapi sehat di usia tua adalah pilihan. Gizi menjadi bagian dari proses kesehatan dari lansia,” kata Dosen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Dr. Toto Sudargo, M.Kes saat virtual bertema Peran Gizi dan Umami dalam Pencegahan Hipertensi dan Peningkatan Kualitas Hidup Lanjut Usia.

Baca Juga: LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo sebagai Saksi Mahkota Pembunuhan Brigadir J

“Study Elderly Project yang dilakukan bersama Ajinomoto ini menunjukkan bahwa setelah diberikan program pemberian makan pada lansia dan Pendidikan gizi, terjadi penurunan yang signifikan pada kadar gula darah. Hal itu ditunjukkan dari persentase pria lansia yang memiliki nilai HbA1C pada kelompok diabetik, yakni sebesar 52.9% turun menjadi 23.5% serta peningkatan pada kelompok normal dengan persentase yaitu 14.7% naik menjadi 47.1%. Pendidikan gizi tentang pentingnya menjaga pola makan seperti mengurangi makanan manis mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Signifikansi kenaikan asupan protein terjadi pada kedua kelompok lansia pria dan wanita,” terang Dr. Toto.

Baca Juga: Ini Makanan Pereda Nyeri Haid, Membebaskan dari Sakit Bulanan

Hal serupa dikatakan Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih terkait seiring penambahan usia, lansia memiliki kemunduran, terutama dari sisi kesehatannya. Namun berapapun usia seseorang, gizi yang baik diperlukan untuk tumbuh sehat.

“Orang yang lanjut usia cenderung mengalami penurunan pada kepekaan indra perasa, sehingga kerap kehilanggan selera makan. Buruknya, karena kurangnya kepekaan indra perasa garam cenderung ditambahkan pada makanan. Padahal garam adalah komponen yang perlu dibatasi terutama untuk mereka yang berusia lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Apes, di Tengah Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Kembali Terseret Persoalan Hukum

Acara ini merupakan hasil kerjasama tim peneliti dari Universitas Gajah Mada dan PT Ajinomoto Indonesia yang didukung oleh Dinas Sosial DIY dan PPNI DIY yang diikuti 200 peserta.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Inner Child terluka? Tips mengurus anak masa depan

Senin, 26 September 2022 | 12:05 WIB
X