Mendaftarkan Bayi yang Baru Lahir ke BPJS Tak Harus Menunggu Proses

Anugrah
Mendaftarkan Bayi yang Baru Lahir ke BPJS Tak Harus Menunggu Proses

Jakarta , HanTer - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Utara, menghimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan bayi nya untuk mendapatkan Jamninan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hal ini di sampaikan oleh kepala BPJS cabang Jakarta Utara Elisa Adam, dalam keterangan nya Elisa menyampaikan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2018 bahwa bayi yang baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib mendaftarkan ke BPJS Kesehatan paling lambat 28 hari sejak di lahirkan.

"Sejak hari pertama dia lahir atau 28 hari setelah lahir, bayi yang baru lahir tak harus menunggu proses registrasi selama 14 hari, jadi si bayi ini mendapat keistimewaan gak kena 14 hari masa tunggu, tapi kalau lewat dari 28 hari, dia akan menjadi peserta biasa dan harus menunggu proses pendaftaran nya" Ujar Elisa Adam, Kamis 20/12/2018.

Lebih lanjut Elisa mengatakan, Jika bayi yang di lahirkan bukan dari peserta JKN-KIS maka diberlakukan ketentuan pendaftaran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) pada umumnya, dimana peserta harus menunggu selama 14 hari untuk bisa membayar iuran pertama.

"Untuk bayi yang lahir dari bukan peserta JKN-KIS ini ada ketentuan khusus, dimana orang tua si bayi harus mendaftarkan dirinya terlebih dahulu dengan membawa Kartu Keluarga dan KTP, setelah prosesnya selesai baru dapat mendaftarkan bayi nya."

Elisa menambahkan untuk status suami istri yang sama- sama bekerja, kedua nya wajib di daftarkan sebagai peserta dengan segmen yang sama yaitu Pekerja Penerima Upah (PPU) yang harus membayar iuran secara masing-masing.

"Untuk Pekerja Penerima Upah saya hanya menegaskan kembali, bahwa keduanya wajib di daftarkan sebagai peserta dengan segemen yang sama, jadi walau mereka satu keluarga pembayaran iuran suam/istri itu berbeda" Tukas Elisa Adam Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara.

#pendaftaran   #bayi   #BPJS   #BPJS   #Jakarta   #Utara   #BPJS   #Kesehatan