Distribusi Bansos Amburadul; Pengamat: Tak Perlu Dibesar-besarkan  

sammy
Distribusi Bansos Amburadul; Pengamat: Tak Perlu Dibesar-besarkan  

Jakarta, HanTer - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memercayakan pendistribusian bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako ke Perumda Pasar Jaya. Belakangan, pendistribusian bansos itu amburadul dan dijadwal ulang karena pengemasan stok bansos terkendala.

Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah mengatakan, pandemi COVID-19 merupakan kali pertama sejak Indonesia merdeka.

"Maka proses dalam merespon dampak ini juga harus kita lihat dalam kaca mata proses try and error. Artinya, karena baru pertama kali makanya tentu saja pelaksanaan disana-sini ada kekurangan," kata Amir di Jakarta, kemarin.

Diketahui Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bansos kepada masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Sebagai warga kita harus berterimakasih kepada Pemprov DKI Jakarta, khususnya kepada Perumda Pasar Jaya selaku mitra kerjanya. Dengan dukungan dari masyarakat, dari lurah dalam rangka distribusi sembako ini kepada masyarakat," ujar Amir.

Amir mengungkapkan, semua pihak harus belajar dari pengalaman saat penyaluran bansos agar kedepan menjadi lebih baik lagi.

"Dari kekurangan ini barangkali terletak pada pengorganisasian juga pada aspek operasionalnya, dan tentu ada aspek lainnya yang menjadi pertimbangan untuk perbaiki pelaksanaannya kedepan," ucap Amir.

Karenanya Amir mendorong agar kekurangan pendistribusian bansos tidak perlu dibesar-besarkan dan dimanfaatkan untuk mendegradasi kebijakan yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam memperhatikan masyarakatnya.

"Jadi marilah kita bersama berpikir kedepan bahwa usaha yang baik ini penuh dengan tantangan, penuh dengan kekurangan. Nah bagaimana tantangan itu kita respon, bagaimana kekurangan itu kita perbaiki. Tentu itu akan menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua," pungkas Amir

#Bansos   #Tak   #Merata