BP JAMSOSTEK Salemba Serahkan Santunan JKK Senilai Rp 308 Juta

Arbi
BP JAMSOSTEK Salemba Serahkan Santunan JKK Senilai Rp 308 Juta
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta,  Cotta Sembiring dan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK  Salemba, M. Izaddin bersama ahli waris penerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Jakarta, HanTer - BPJAMSOSTEK Jakarta Salemba menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp308.304.529 kepada ahli waris dari Almarhum Japar Subhani, pekerja Perusahaan Jasa Konstruksi, PT Surya Marga Luhur.

Penyerahan santunan diberikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disela upacara Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta, pada Jumat (17/1/2020), di GOR Soemantri Brodjonegoro, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Turut hadir Kadisnaker dan Transmigrasi DKI Jakarta, Andri Yansah, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta, Cotta Sembiring, dan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK  Salemba, M. Izaddin serta berbagai elemen Muspida DKI Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta,  Cotta Sembiring mengatakan, BP JAMSOSTEK terus meningkatkan sinergi dengan stakeholder, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta untuk meningkatkan edukasi kepada perusahaan dan pekerja pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dengan adanya pemahaman K3, Cotta berharap tingkat kecelakaan kerja di Indonesia bisa menurun. “Peran BP JAMSOSTEK disini untuk memberikan perlindungan kepada setiap pekerja apabila terjadi risiko-risiko pekerjaan yang bisa menggangu produktivitas pekerja maupun menimbulkan korban jiwa,” kata Cotta.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Salemba, M. Izaddin menyampaikan turut berduka cita atas kepada keluarga Almarhum Japar Subhani dan berharap santunan senilai Rp 308 juta tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Santunan ini diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga almarhum,” kata Izan, sapaan akrab M. Izaddin.

Izan juga mengimbau kepada seluruh pemberi kerja untuk mendaftarkan diri dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJAMSOSTEK. Terlebih, Presiden Jokowi telah menaikkan sejumlah manfaat pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), melalui Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019.

Peningkatan manfaat yang signifikan terjadi pada santunan beasiswa bagi anak peserta, dari satu anak naik menjadi dua anak dengan nilai tanggungan sebesar maksimal Rp 174 juta hingga lulus kuliah. Begitupula dengan santunan kematian, dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta.

“Peningkatan manfaat ini sangat besar, apalagi jika dibandingkan dengan iuran yang harus dibayarkan hanya Rp16.800 per orang per bulan untuk dua program JKK dan JKM. Manfaat yang diterima antara pekerja formal dan informal juga sama,” pungkasnya.

Leni Rohaeni, ahli waris Almarhum Japar Subhani, yang pada pemberian santunan ini diwakili dari pihak perusahaan menyampaikan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK atas santunan yang diberikan. “Walaupun kita tidak berharap adanya musibah ini, tapi dengan kehadiran  BPJAMSOSTEK sangat terbantu sekali,” imbuhnya.