Sebut TKN Jokowi-Amin Tak Lunasi Invoice APK, Firdaus Tempuh Jalur Hukum

Danial
Sebut TKN Jokowi-Amin Tak Lunasi Invoice APK, Firdaus Tempuh Jalur Hukum
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Firdaus Rusli selaku koordinator, pelaku usaha pengantar jasa Alat Peraga Kampanye (APK), logistik yang mewakili dari CV. Zen's Coorportion, Bandung melayangkan somasi, lantaran dirugikan oleh pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Amin.

Kronologisnya, saat Kampanye pemilihan presiden (Pilpres) lalu, Firdaus yang dalam kesepakatan mereka saat transaksi pengiriman APK seperti baju kaos, stiker dan lainnya untuk mendukung kegiatan Trening of Trainer (TOT) yang dilakukan oleh Direktorat saksi TKN, di 34 provinsi seluruh Indonesia, pada masa kampanye hingga saat ini pembayaran tak kunjung dilunasi.

Tidak terima dengan ketidakjelasan yang dilakukan pihak TKN yang diketuai oleh Erick Tohir, Firdaus yang didampingi kuasa hukumnya mengungkapkan, bahwa ada beberapa tagihan pembelian juga yang berisi jumlah pembayaran yang harus dibayar oleh pembeli (Invoice) dalam hal ini pihak pembeli/pemesan oleh pihak TKN Jokowi- Amin yang belum bayar lunas juga diminta pihaknya agar segera melunasi.

Kerugian yang ditaksir kurang lebih dari satu miliar rupiah ini, namun mirisnya lagi pihak TKN sudah resmi dibubarkan di bulan Juli 2019 lalu, padahal ada beberapa hal yang belum terselesaikan oleh pihak TKN Jokowi - Amin, seperti hal-nya pelunasan APK yang dialami pihaknya.

"Invoice ini adalah meliputi pembayaran dari kegiatan saksi-saksi dan APK lainnya yang dipesan oleh direktorat saksi TKN," kata Firdaus kepada wartawan di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).

Dijelaskan rincian nominal dari beberapa yang belum dilunasi dalam pembelian ini yakni, ada yang senilai Rp829.350.000 dan dari invoice lainnya dari direktorat relawan yang belum dilunasi juga ada yang dengan senilai Rp355.000.000.

Selain itu dalam perkara ini, pihaknya juga sudah melakukan beberapa upaya langkah-langkah seperti somasi hingga sambangi ke rumah WST selaku bendahara TKN yang berdasarkan dapat arahan petunjuk dari para penjaga/orang sekitar yang ada di kantor TKN saat dikunjungi pihaknya agar mendatangi ketempat kediamannya, karena para eks pengurus tidak ada lagi yang bisa ditemui di kantor TKN di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya minta bendahara TKN bertanggungjawab menyelesaikan pembayaran ini secepatnya, saya telah menunjuk bapak Sudarsono Simbolon dan rekan-rekan sebagai kuasa hukum saya," ujar Firdaus

Di tempat yang sama, Sudarsono Simbolon selaku kuasa hukum menegaskan bahwa, pihak TKN masih ada tugas yang belum terselesaikan ini justru sudah membubarkan kepanitian di TKN, dan hal ini amat sangat disayangkannya, sebab, melihat kondisi ini sehingga sedikitnya mengalami kendala untuk melakukan somasi sesuai prosedur yang ada.

Pihaknya juga sudah melakukan upaya hukum dalam hal ini, namun karena TKN sudah dibubarkan mereka alamatkan ke bagian bendahara TKN.

"Somasi satu, somasi dua sudah dijalankan dan kita dijanjikan untuk pertemuan dan bila pertemuan itu tidak membawa hasil maka upaya hukum berikutnya akan dilakukan baik (pelaporan) ke pihak Polda maupun gugatan ke pengadilan negeri (berwenang)," bebernya.

Selain itu, saat melakukan somasi ke kantor TKN tapi berhubung karena sudah bubar mereka pun sempat somasi ke rumah sang bendahara TKN. "Langkah-langkah berikutnya kita menunggu dari pihak TKN untuk melakukan pembayaran kalau sudah pembayaran maka sudah selesai," terang Sudarsono.