Pertamina Dirikan Posko Kesehatan bagi Korban Tsunami

red/Ant
Pertamina Dirikan Posko Kesehatan bagi Korban Tsunami

Jakarta, HanTer - PT Pertamina (Persero) mendirikan tiga tenda sebagai posko pelayanan kesehatan di Kompleks Perhutani, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, bagi masyarakat korban terdampak bencana tsunami Selat Sunda.

Keterangan pers Pertamina di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (26/12/2018), menyebutkan sejak Selasa pagi dr Thomas beserta tiga tim medis lainnya dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban.

Salah seorang korban, Rahma (12), yang mengeluhkan sakit di sekitar perut bagian bawah, datang ke posko didamping neneknya Yati (66).

Menurut Yati, sejak dua hari lalu, cucu yang tinggal bersamanya tersebut demam dan sejak semalam sakit jika buang air kecil. Ia pun merasa beruntung ada posko kesehatan Pertamina di dekat lokasi pengungsian.

"Saya bersyukur sekali ada layanan kesehatan ini. Cucu saya jadi bisa diobati. Saya juga senang karena pengungsi di sini diperhatikan, diberi makanan dan layanan kesehatan," ujar wanita yang menempati salah satu ruangan di Kompleks Perhutani tersebut bersama 30 pengungsi lainnya yang berasal dari Kampung Sangian.

Hal senada disampaikan Sujan, warga Desa Sukarame yang mengeluhkan sakit kepala dan luka di tangan.

“Alhamdulillah, bisa berobat di sini. Kepala ini sakit sekali sejak tiga hari lalu. Ternyata, kata Pak Dokter tensi saya tinggi. Langsung dikasih obat,” ujar pria berusia 50  tahun tersebut.

Menurut  Sujan, kehadiran posko kesehatan Pertamina ini sangat bermanfaat bagi para pengungsi.

Pada Sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 21.00 WIB, bencana tsunami melanda kawasan pantai Banten dan Lampung. Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda mencapai 492 jiwa.

BNPB juga mencatat sebanyak 1.485 orang luka-luka, 154 hilang dan 16.082 orang mengungsi akibat tsunami tersebut.  Bencana tsunami berdampak pada lima kabupaten yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus, Provinsi Lampung.