Ahli Waris Satgas COVID-19 Terima Santunan Jaminan Kematian BPJAMSOSTEK

Arbi
Ahli Waris Satgas COVID-19 Terima Santunan Jaminan Kematian BPJAMSOSTEK
Penyerahan santunan Program Jaminan Kematian (JKm) BPJAMSOSTEK kepada ahli waris dari Satgas Covid-19, di Kantor Lurah Tebet Timur, Selasa (17/11/2020). (Ist)

Jakarta, HanTer - BPJS ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Cilandak menyerahkan santunan Program Jaminan Kematian (JKm) kepada ahli waris dari almarhum Ibrahimsyah, seorang petugas satgas COVID-19 di Kelurahan Tebet timur, Jakarta Selatan. Ibrahimsyah meninggal dunia akibat sakit.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Lurah Tebet Timur Siti Fauziah Ghozali,  S.Sos, M.M didampingin Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJAMSOSTEK Cilandak, Sunjana Achmad, kepada Natalia, ahli waris Ibrahimsyah di Kantor Lurah Tebet Timur, Selasa (17/11/2020).

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak, Puspitaningsih menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum ibrahimsyah. “Semoga beliau diampuni segala khilafnya dan ditempatkan disisi Allah SWT,” ungkap Puspitaningsih.

Wetty, sapaan akrab Puspitaningsih mengungapkan, almarhum merupakan peserta aktif terdaftar program Bukan Penerima Upah (BPU) di BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak dengan profesi sebagai satgas COVID-19. "Almarhum baru saja menjadi kepesertaan BPU BPJAMSOSTEK selama 3 bulan dengan profesi sebagai satgas COVID-19". Ungkapnya

Sebagai peserta BPJAMSOSTEK, ahli waris dari almarhum Ibrahimsyah berhak menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta, dengan rincian santunan kematian Rp20 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, dan santunan berkala sebanyak Rp12 juta.

“Tentunya dengan santunan tersebut tidak dapat menggantikan posisi almarhum di sisi keluarga, namun apa yang sudah menjadi cita-cita almarhum dapat diwujudkan oleh keluarga,” jelas Wetty.

Lurah Tebet Timur, Siti Fauziah mengungkapkan, almarhum merupakan satgas covid-19 di kelurahan Tebet timur, namun beliau meninggalkan kita semua karena sakit jantung yang dideritanya. “Saya turut berduka cita sedalamnya-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Siti mengakui, penting sekali para pekerja untuk mengikuti perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan. "Kita tidak pernah tahu risiko apa yang akan terjadi di depan kita, namun harapan kita segala risiko yang ada dapat dicover oleh BPJAMSOSTEK dan saya mengimbau untuk agar seluruh pekerja dan pekerja mandiri untuk dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan". Ucapnya.

Sementara itu, ahli waris ibrahimsyah Natalia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPJAMSOSTEK dan Kelurahan Tebet Timur yang telah mendaftarkan almarhum mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan. "Ini hal yang sangat penting bagi pekerja bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting agar kita terlindungi dari risiko,” kata Natalia.