Universitas Sahid melaksanakan POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) di Komunitas BGBJ, TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat

Anugrah
Universitas Sahid melaksanakan POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) di Komunitas BGBJ, TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
PKM ini diberi judul  Kegiatan POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) berbasis vertikultur di komunitas Kerajaan BGBJ, Bekasi, Jawa Barat. 

Jakarta, HanTer - Bantar Gebang merupakan salah satu tempat pembuangan sampah akhir terbesar (TPST) di Indonesia yang terletak di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sejak dioperasikan dari tahun 1989, keberadaan sampah di TPST Bantar Gebang sedikit banyak telah menyatu dengan kehidupan masyarakat sekitar sehingga memberikan dampak terhadap kualitas hidup dan biaya kesehatan masyarakat. 

Masyarakat di sekitar TPST sebagian besar berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Mata pencaharian sebagian dari mereka adalah sebagai pemulung dikarenakan kurangnya ketrampilan serta pendidikan sehingga  mengurangi peluang kesempatan kerja dan perbaikan ekonomi di kalangan mereka. 

Berangkat dari keprihatinan tersebut maka lahirlah komunitas “The Kingdom of BGBJ” atau biasa disebut Kerajaan Biji-Biji Bantar Gebang (BGBJ), yang letaknya di kawasan tempat pembuangan sampah akhir Bantar Gebang. BGBJ diinisiasi oleh Resa Boenard yang bersedia digandeng sebagai mitra dalam PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat), Universitas Sahid (USAHID). 

Komunitas ini percaya bahwa anak-anak dan remaja adalah benih untuk masa depan yang positif di TPST. Nama “BGBJ” berawal dari sebuah filosofi “Biji-biji” (dalam lafal bahasa Inggris yang dibaca Bi, Ji, Bi, Jei). Komunitas ini berfokus pada program kepada anak-anak dan remaja sekitar TPST Bantar Gebang dengan filosofi biji atau benih yang dapat tumbuh subur dengan cinta dan perawatan yang tepat hingga menjadi pohon yang kuat. 

Komunitas ini menyediakan pendidikan, pelatihan, bantuan, makanan, dan program kreativitas untuk anak- anak dan remaja tidak mampu di sekitar TPST. Program tersebut dilaksanakan di sanggar BGBJ tanpa dipungut biaya dan diharapkan dapat mengubah pola pikir para orangtua sekitar TPSA Bantar Gebang agar tetap mendukung pendidikan anak-anaknya sehingga terbebas dari lingkaran kemiskinan.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan ini juga dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi untuk meningkatkan taraf hidup, minimnya konsumsi sayur dan buah karena rendahnya tingkat pemahaman, serta minimnya penghijauan. PKM ini diberi judul  Kegiatan POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) berbasis vertikultur di komunitas Kerajaan BGBJ, Bekasi, Jawa Barat. 

Wardina Humayrah, S.Gz., M.Si. selaku ketua PKM dari Tim USAHID mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan PKM ini adalah untuk mengedukasi dan memotivasi masyarakat di sekitar komunitas di BGBJ untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya Kebun Gizi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga khususnya pemenuhan kebutuhan sayur dan buah melalui kegiatan Composting Takakura dan Penanaman Kebun Rumahan secara Vertikultur.

Kegiatan pelatihan awal dimulai dengan Training of Trainer (TOT) secara daring kepada Penggagas BGBJ yaitu Resa Boenard pada hari Selasa (06/10/2020). Kegiatan ini berisi tentang pembahasan 3 modul video tentang POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) Perwujudan Gizi Seimbang; Teknik Pembuatan Kompos dengan Metode Takakura; dan Teknik Pembuatan Kebun Rumahan Berbasis Vertikultur.

Modul video ini dirancang secara apik dan sederhana agar mudah diterapkan di masyarakat. Video ini dibuat dalam bentuk compact disk (CD) dan juga dapat diakses bebas di laman resmi YouTube Prodi Gizi, Fakultas Teknologi Pangan dan Kesehatan, USAHID oleh masyarakat awam. Tujuan dari modul pelatihan ini adalah agar masyarakat secara berkelanjutan memahami teknik membuat kompos dan kebun rumahan vertikultur sederhana sehingga dapat menghasilkan sayur dan buah sehingga diharapkan dapat mengubah perilaku makan buah dan sayur untuk memenuhi asupan gizi keluarga.

Selanjutnya diharapkan BGBJ sebagai mitra dapat melaksanakan dan memberikan manfaat TOT kepada rumah tangga sekitar untuk melakukan pelatihan daring atau luring sehingga dapat mentransfer pengetahaun dan ketrampilan serta mengajak ikut serta dalam POKIMAS (Program Kebun Gizi Masyarakat) sehingga keberlanjutan program dapat berjalan berkesinambungan.

Selain itu, tim PKM USAHID juga mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dan menyerahkan Unit Tanaman Sayur dan Buah Percontohan Vertikultur pada hari Rabu (14/10/2020) secara langsung kepada Komunitas BGBJ dan masyarakat sekitar di Bantar Gebang, Bekasi.

Kegiatan ini ini disambut baik oleh Resa Boenard selaku mitra PKM ini yang mengelola BGBJ. Kegiatan FGD langsung mengikuti protokol kesehatan dimulai dengan pembagian masker kepada semua peserta sebelum memulai. Peserta FGD sebagian besar merupakan Ibu-ibu rumah tangga beserta anak-anak yang merupakan cikal bakal pelaksana dalam pembuatan kebun gizi rumahan untuk pemenuhan kebutuhan sayur dan buah keluarga.

Tim USAHID memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya Program Kebun Gizi Masyarakat yang diawali percontohan dari Kebun sayur dan Buah yang diserahkan kepada Tim BGBJ.

Tanaman sayur dan buah diberikan sebagai percontohan kebun vertikultur rumahan adalah tanaman kangkung, bayam, tomat, cabai, markisa, kecombrang, dsb. Tim BGBJ juga memberikan pengarahan untuk rencana dilakukan TOT langsung yang akan dimulai pada awal November 2020 untuk menginisiasi masyarakat membuat kebun vertikultur sederhana sebagai sumber sayur dan buah keluarga dan masyarakat.