Alami Banjir dan Longsor, IZI Terjunkan Tim Asesmen di Kaltara

Arbi
Alami Banjir dan Longsor, IZI Terjunkan Tim Asesmen di Kaltara

Jakarta, HanTer - Lembaga Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) melakukan asesmen terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Senin (28/9).

"Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Tarakan. Insyaallah, IZI ikut serta memudahkan korban terdampak. Untuk tahap awal, sembari asesmen ini, kita bantu untuk kebutuhan mendesaknya. Untuk jangka menengah dan selanjutnya akan direncanakan bantuan yang tepat untuk para korban terdampak,” ungkap Reza Fahriza, selaku Kepala Perwakilan IZI Kaltara, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Tim Asesmen IZI Perwakilan Kalimantan Utara telah bergerak ke beberapa lokasi bencana Kota Tarakan dengan mendata kebutuhan para pengungsi. “Saat ini kita bekerjasama dengan Komunitas Sedekah Tarakan membagi paket makan siang bagi pengungsi, khususnya yang terparah di Karang Anyar,” lapor Rizky Rahmadias yang kini sedang berada di lokasi pengungsian Karang Anyar, Kota Tarakan.  

Sebagai informasi, hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah. Mulai dari Kelurahan Juata Permai dan Juata Kerikil di Kecamatan Tarakan Utara, Kelurahan Kampung Satu, Pamusian dan Sebengkok di Kecamatan Tarakan Tengah, Kelurahan Karang Anyar Pantai dan Karang Anyar di Tarakan Barat, hingga Kelurahan Kampung Enam, Tarakan Timur, menjadi wilayah terdampak.

Sebanyak empat titik menjadi lokasi terjadinya longsor, yaitu Juata Permati, Kampung Satu Skip, Kawasan Gunung Selatan, dan Karang Anyar. Sedangkan 48 Kepala Keluarga terdampak akibat tanah longsor tersebut. 11 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan menyatakan, peristiwa terjadinya bencana longsor dimulai pada dini hari Senin (28/9/2020), ketika warga tengah terlelap. Sampai hari ini Tim Asesmen IZI bekerja, banjir telah surut.

“Kondisi sekarang sudah surut. Terjadinya banjir memang cepat, tapi langsung meninggi. Di Karang Anyar sendiri, air langsung setinggi pinggang orang dewasa, dini hari,” tutur Rizky Rahmadias, Penanggung Jawab Asesmen IZI Kalimantan Utara.

Di hari yang sama, kebakaran terjadi di Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.  Meski tidak ada korban jiwa, akibatnya mendatangkan kerugian dengan enam buah bangunan mengalami kondisi rusak berat.

Kejadian bermula sekitar pukul 8.30 waktu setempat. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik pada sebuah bangunan hingga api menjalar ke beberapa rumah sekitar.

 

#IZI   #bencana   #kaltara