Dekranas Gaet Sammy Wattimena Ciptakan Customized Design Khas PT Pegadaian

Sammy
Dekranas Gaet Sammy Wattimena Ciptakan Customized Design Khas PT Pegadaian
Perancang busana ternama, Samuel Wattimena

Jakarta, HanTer - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggandeng sejumlah perusahaan BUMN dalam rangka membantu mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) bangkit di tengah pandemi Covid-19. Adapun berbagai kegiatan dengan melibatkan sejumlah desainer dihadirkan guna memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan dan perbaikan ekonomi.

Perancang busana ternama, Samuel Wattimena, membuat customized design khas PT Pegadaian (Persero) untuk diaplikasikan pada tas-tas belanja ramah lingkungan dan masker wajah pelindung kesehatan selama menjalani kebiasaan hidup baru di tengah pandemi Covid-19.

Terinspirasi dari keberadaan Pegadaian selaku lembaga keuangan yang berlandaskan nilai-nilai kolaborasi, transparansi, dan kepercayaan, desainer yang identik dengan busana etnik Indonesia itu mengkreasikan motif dan desain yang sesuai

Dengan mengkolaborasikan batik Pacitan sebagai dasar motif dan produk anyaman karya UKM, Du Anyam asal Flores, NTT, Sammy, panggilan akrabnya, menciptakan kombinasi tas belanja kekinian. Kain batik pacitan bermotif pace dengan warna alam yang dililit pada pegangan tas anyaman yang berasal dari tumbuhan purun tikus itu sangat modis saat dibawa berpergian.

"Jika diamati, desain-desain yang diambil dari kekayaan budaya Indonesia memiliki pesan mengenai gotong royong, kolaborasi, keterbukaan, dan kepercayaan. Salah satu contohnya desain dan produk hasil rancangan Samuel Wattimena untuk Pegadaian," kata Ketua Bidang Pendanaan Dekranas, Elizabeth Thohir, di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Adapun keterlibatan UKM Du Anyam ini memang sejalan dengan ide Dekranas yang ingin membantu sektor UKM di bidang kerajinan yang terguncang karena pandemi Covid-19.

"Dengan menunjuk UKM untuk memproduksi hasil rancangan desainer-desainer Indonesia, maka ini akan menjadi langkah strategis, cepat, dan kongkrit agar bisnis di sektor usaha kecil dan menengah kembali bangkit," terang dia.

Ia berharap, produk tersebut dapat memberikan semangat bagi para pelaku UKM ditengah masa pandemi saat ini.

"Ini bukti bahwa budaya bisa menjadi inspirasi untuk menyemangati kita semua untuk bisa menjalani hidup dengan kenormalan baru dan bersama mengatasi pandemi Covid-19," jelasnya.

Diketahui, Du Anyam merupakan UKM yang beranggotakan perempuan-perempuan berbakat di Flores, Nusa Tenggara Timur. Dengan produk yang sudah mampu bersaing secara global, UKM ini punya tujuan memberdayakan wanita (NTT), mempromosikan budaya Indonesia, dan meningkatkan kualitas kesehatan wanita khususnya di daerah yang masih tertinggal.