JALAR: Perlu Platform Kolaborasi Alumni Pelajar dan Pekerja untuk Membangun Bangsa

Eka
JALAR: Perlu Platform Kolaborasi Alumni Pelajar dan Pekerja untuk Membangun Bangsa
Alumni Pelajar saat meresmikan wadah JALAR (ilustrasi/ist)

Jakarta, HanTer - Jejaring Alumni Luar Negeri (JALAR) menilai perlu adanya sinergitas dari alumni, baik pelajar dan pekerja Indonesia yang berkarir di mancanegara setiba pulang ke tanah air. 

Ketua JALAR, Achmad Adhitya PhD menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dan berkolaborasi. 

Saat ini sudah ada sekitar 1000 orang lebih yang tergabung di dalam komunitas tersebut dan kedepan diharapkan makin banyak kegiatan inovatif dari JALAR untuk berkontribusi ke masyarakat. 

“Kami yakin, anak bangsa yang sudah lama tinggal di negara luar itu, pengetahuan mereka tentang negeri tersebut terbaharui dari masa ke masa. Dengan kata lain boleh jadi mereka sangat paham tentang apa dan bagaimana negara tersebut berkembang. Sehingga akselerasi pengetahuan dan pengalaman sangat dibutuhkan dalam kolaborasi ini," kata Adhitya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Rencana menggalang sinergi dari JALAR pun mendapat dukungan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof. Dr. Drs. Pratikno MSos. Sc. Menteri Pratikno menuturkan perlu adanya platform yang memudahkan para alumni pelajar dan pekerja untuk berkolaborasi sebagai upaya dalam rangka membangun bangsa.

Pratikno berpesan tentang pentingnya membangun kolaborasi antar alumni yang telah kembali sebagai upaya menjawab tantangan bangsa di era revolusi industri 4.0. Ia mengambil contoh Google X yang menjadi platform untuk membangun ekosistem kolaborasi antar berbagai pihak untuk berkontribusi. 

Sebagaimana diketahui, gagasan tersebut terlahir setelah JALAR mengadakan peluncuran buku melalui Daring dengan judul “75 Tahun Indonesia: Pemuda dan Pemikirannya untuk Indonesia." 

Selain Menteri Pratikno, hadir pula dalam kegiatan peluncuran buku tersebut, para kontributor tulisan terbaik, yakni: Yudhiakto Pramudya, PhD (Universitas Ahmad Dahlan/ Alumni Amerika Serikat), Novy S. Kasim (Professional di Singapura).

Kegiatan itu juga turut dihadiri Elvira F. Tanjung PhD (Peneliti Kyungpook National University di Korea Selatan/ Alumni Korea Selatan), Ir. Pauline Boedianto MSc. (Konsultan Independen/ Alumni Belanda), Joni W. Simatupang (President University/ Alumni Taiwan).