Supriadi, dari Penjual Gado-gado Jadi Barber Handal

Safari
Supriadi, dari Penjual Gado-gado Jadi Barber Handal

Banyak jalan menuju Roma. Kalimat tersebut bukan sekadar pepatah lama yang sangat akrab di mulut motivator arus utama, tetapi juga merupakan pepatah filosofis yang berdaya sangat tinggi. Karena banyak orang sukses ketika berkreasi. Seperti yang dilakukan Supriadi alias Peppy (24), barber yang bekerja di gerai MR. Big Barbershop di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten.

 

Berkat alih profesi yang awalnya sebagai penjual gado-gado, kini Peppy dengan menjadi barber atau tukang cukur maka status ekonomi pun naik secara perlahan. Saat ini Peppy telah memiliki motor besar merk Pulsar dan juga peralatan mencukur secara lengkap. Dengan kesungguhannya menekuni sebaga pencukur rambut, sulung dari 5 bersaudara ini pun berhasil menyekolahkan adik - adiknya hingga perguruan tinggi.

 

Pada awalnya, Peppy menjadi penjual gado-gado di Bekasi, Jawa Barat pada tahun 2009 silam. Kala itu, ia merantau ke Bekasi untuk membantu kerabatnya berjualan gado-gado. Selama hampir 9 tahun, Peppy menjadi penjual gado-gado. Ia menjadi penjual gado - gado karena bertekad untuk dapat membantu kedua orang tua nya membiayai sekolah adik-adiknya.

 

"Saya membantu dan melayani pelanggan di gerai gado-gado dari 2009 hingga 2018 " ujar Peppy kepada Harian Terbit, belum lama ini.

 

Di sela-sela berjualan gado-gado, pemuda asal Lebak Wangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ini pun belajar teknik mencukur dari teman-temannya yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Hingga suatu hari ia  berkenalan dengan Sam Brata, barber sekaligus owner MR Sam Barbershop di Tangerang. Peppy mengenal Sam Brata melalui Facebook (FB).

 

Pada akhir tahun 2018, Peppy dari Bekasi datang ke Tangerang untuk bertemu dengan Sam Brata, owner MR. Sam Barbershop, untuk belajar teknik mencukur rambut sekaligus magang.

Alasan tersebut yang akhirnya Peppy  pindah profesi dari penjual gado-gado menjadi barber atau tukang cukur. Setelah belajar dan magang tersebut, tahun 2019 Peppy merantau ke Dumai, Riau, untuk bekerja di gerai barbershop.

 

Berkat ketekunannya dan niat membaiki ekonomi keluarga, selama enam bulan sudah banyak belajar dan praktek mencukur rambut. Didorong untuk memperdalam teknik mencukur rambut kembali akhirnya Peppy kembali ke Tangerang. Sebelumnya, Peppy pernah beberapa kali bekerja di barbershop lainnya hingga akhirnya saat ini tertambat di MR. Big Barbershop milik Asep DHC.

 

"Saya bersyukur, dengan tekad menekuni profesi Barber dapat membantu biaya kehidupan dan sekolah adik-adik di kampung halaman," paparnya dengan nada haru.

 

Saat ini Peppy juga bernaung di Komunitas Barber Tangerang atau KOBATA yang dikomandoi oleh Aroel Art. Peppy bercita-cita pada saatnya ingin mandiri dan memiliki gerai barbershop pribadi.

 

"Profesi sebagai seorang Barber atau Pencukur Rambut bila dipelajari dan ditekuni dengan baik dapat dijadikan sebagai ladang rezeki bagi diri dan keluarga," pungkasnya.Semoga perjalanan karir dari Peppy dapat meng- inspirasi generasi muda.