Gelar Sholat Idul Fitri 1441 H, Jamaah Subuh Ar Riyadh Dapat Pencerahan Baru Terkait Covid-19

Abu Ghaida
Gelar Sholat Idul Fitri 1441 H, Jamaah Subuh Ar Riyadh Dapat Pencerahan Baru Terkait Covid-19
Jamaah sholat Idul Fitri 1441 H d masjid Ar Riyadh/ rom

Depok, HanTer – Di masa pandemi Covid-19 banyak masyarakat muslim di penjuru dunia, termasuk di Indonesia khususnya di Kota Depok dan sekitarnya dibuat bingung. Terutama mengenai pelaksanaan sholat Idul Fitri 1441 Hijriah. Ada yang tetap melaksanakan sholat bernilai muakadah itu di masjid maupun lapangan, namun, banyak pula yang memilih melaksanakannya di rumah. 

Kendati demikian, semua itu tak membuat kondisi umat Islam terpecah. Malah, harus bersatu padu melawan wabah mematikan ini dengan menjunjung asas kebersamaan. Bukan mencari pembenaran satu sama lain, justru perbedaan ini menjadi titik awal demokrasi dalam melakukan ibadah.

Seperti dilakukan segenap jamaah masjid Ar Riyadh di komplek Perumahan Nuansa Permai & Mahkota Cimanggis yang menggelar sholat Idul Fitri berjamaah. Meski Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Pengurus RT patuh pada aturan Pemkot Depok yang mengimbau warganya sholat di rumah, tapi sebagian warga yang menamakan diri sebagai Jamaah Subuh Ar Riyadh tetap menggelar pelaksanaan sholat Idul Fitri di masjid.

Dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri ini, jamaah tetap mengedepankan standar kesehatan yangd ianjurkan. Diantaranya, social distancing, physical distancing, mengenakan masker, bawa sajadah sendiri, tes suhu badan, cuci tangan menggunakan sabu, disediakan hand sanitizer hingga tak bersalam-salaman atau berpelukan.

“Jujur kita sangat rindu dengan momen sholat Ied berjamaah di masjid. Bukan kita merasa lebih baik dari yang tidak ke masjid, begitu pula sebaliknya. Makanya, kita senang banget bisa sholat berjamaah sebagai bentuk syiar Islam tapi tetap mengedepankan standar kesehatan,” kata salah seorang warga, Fajar Ariyanto, Ahad (24/5/2020).

Proses pelaksanaan sholat Ied dimulai puluk 07.45 WIB diimami oleh Romi Syahril, S.Sos MM. Setelah itu dilanjutkan khutbah yang disampaikan Ustadz Legisan Samtafsir, M.Ag dengan tema ‘Menyikapi Rasa Syukur di Tengah Covid-19’.

Salah satu isi ceramah tersebut, Legisan juga menyampaikan kondisi umat Islam saat ini bakal memasuki new normal (kenormalan baru). 

“Tapi new normal di sini bukan berarti menghilangkan sholat jumat atau sholat rawatib di masjid, justru kita jangan kalah dengan corona ini supaya kita bisa melakukan aktivitas sholat seperti biasa di masjid tanpa merasa ada rasa ketakutan,” terangnya.

Ditambahkan Legisan, kenormalan yang baru itu meliputi empat point. Antara lain, Physical Distiancing/Facial Distancing (jaga jarak) , Social Conecting, Digital Applying dan Spritual Empowering.

Sebelumnya, pada malam hari segenap jamaah subuh rutin Ar Riyadh mengadakan takbiran melafadzkan kalimat tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. 

#Ar   #Riyadh   #Sholat   #Idul   #Fitri