Diduga Terpeleset, Dua Petani Ditemukan Tewas

Ant

 

Temanggung, HanTer – Tak disangka, dua petani warga Temanggung, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia setelah terperosok masuk jurang dengan kedalaman sekitar 90 meter di ladang Jambangan Dusun Gintung Desa Giripurno, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.
Dikutip dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono di Temanggung mengatakan kedua korban meninggal adalah Imbuh (67) dan Slamet Diah (55) warga Dusun Gintung, Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo.
Ia menuturkan pada Ahad (22/3) korban berangkat kerja ke ladang untuk membantu panen, namun sampai sore korban tidak kunjung pulang.
Kemudian keluarga korban mencari dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di jurang samping ladang pertanian. "Diduga korban terpeleset kemudian korban jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 90 meter," katanya, Senin (23/3/2020).
Ia menuturkan pukul 23.15 WIB tim gabungan mengevakuasi korban dan selesai Senin dini hari pukul 01.30 WIB.
Ia menuturkan kendala medan yang curam dan kurangnya penerangan sehingga proses evakuasi berjalan lama. 
Bayi Positif Corona
Di tempat lain, kabar duka menyelimuti Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang merawat seorang bayi berusia 1,5 bulan yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19.
Berdasarkan keterangan Bagian Humas RSHS Bandung, Minggu, sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi rumah sakit, pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit tersebut sebanyak 23 pasien (empat pasien di RIIKK dan 19 pasien di Ruang Kemuning Satu Isolasi).
Dari jumlah tersebut, yang positif sebanyak tujuh orang yaitu laki-laki (46 tahun), laki-laki (24 tahun), laki-laki (53 tahun), laki-laki (32 tahun), perempuan (43 tahun), perempuan (30 tahun) dan anak laki-laki/bayi (1,5 bulan).
Sementara itu, satu orang pasien PDP laki-laki (69) yang masih menunggu hasil swab meninggal dunia pada Sabtu (21/3) pukul 12.05 WIB.
Sedangkan hingga Minggu di IGD RSHS Bandung ada tiga orang dalam pemantauan (ODP) dan jumlah keseluruhan ODP di RSHS hingga 22 Maret 2020 adalah 196 orang.