PT Sindeli Propertindo Abadi Komitmen Selesaikan Proyek Superblock JKT LIVING STAR

Safari
PT Sindeli Propertindo Abadi Komitmen Selesaikan Proyek Superblock JKT LIVING STAR

Jakarta, HanTer - PT Sindeli Propertindo Abadi, developer terkemuka di Indonesia berkomitmen menyelesaikan pengerjaan proyek kawasan superblock JKT LIVING STAR tepat waktu. Pernyataan ini menyusul adanya laporan dugaan tindak pidana penipuan karena PT Sindeli Propertindo Abadi dituduh telah melakukan pemalsuan terkait perizinan dan legalitas pembangunan proyek JKT LIVING STAR.

 

Tommy Fahrizal, S.H., Kuasa Hukum dari kantor Hukum Tindri Fahrizal Risyad & Partners mengatakan,Laporan tersebut tertuang dalam  Laporan Polisi Nomor LP/4303/VII/2019/PMJ/DITRESKRIMUM. Namun, setelah dilakukan gelar perkara terkait penyelidikan kasus tersebut kepolisian menghentikan penyelidikan kasus laporan dugaan penipuan itu karena penyidik tidak menemukan adanya unsur tindak pidana.

 

"Bahwa setelah dilakukan gelar perkara penyelidikan oleh Kepolisian Republik Indonesia, tidak ditemukan unsur-unsur yang membuktikan adanya dugaan penipuan yang disangkakan kepada PT. Sindeli Propertindo Abadi," kata Tommy di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

 

Tommy mengatakan penghentian kasus tersebut tertuang dalam Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan Kepolisian dengan Nomor S.Tap/147/XII/2019/Ditreskrimum yang dikeluarkan pada tanggal 2 Desember 2019 oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selaku penyidik.

 

"Artinya seluruh persangkaan ataupun dugaan tersebut tidak terbukti kebenarannya karena PT Sindeli Propertindo Abadi, selalu memilki niat dan itikad baik untuk penyelesaian pembangunan kawasan superblock JKT LIVING STAR dengan tepat waktu sesuai dengan yang telah diperjanjikan kepada konsumennya sebagai calon pembelinya. Saat proses pemeriksaan pihak kami pun sudah menyerahkan dokumen penunjang lainnya terkait legalitas pembangunan JKT Living Star. Semuanya setelah diklarifikasi dan diperiksa, hasilnya sudah memenuhi persyaratan dalam ketentuan yang berlaku," ujarnya.

 

Tommy mengatakan, PT Sindeli Propertindo Abadi, developer yang mengembangkan kawasan superblock JKT LIVING STAR, dengan total lahan seluas 4,8 hektare, proyek dengan total investasi sebesar US$ 150 juta tersebut nantinya akan terdiri dari 6 tower apartemen setinggi 28 lantai yang mencangkup 3,648 Unit apartemen, distrik komersial, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

 

Proyek JKT LIVING STAR memiliki posisi yang sangat strategis karena terletak di bagian selatan Jakarta Timur dan dikelilingi oleh empat ruas jalan utama, yaitu Tol Lingkar Luar, Tol Cijago, Tol Jagorawi, dan Jalan Raya Bogor, serta Jalan raya Depok, terlebih Pasar Rebo merupakan bagian dari wilayah DKI Jakarta yang berbatasan langsung dengan Depok, Bogor, dan Bekasi. Di samping itu letak proyek ini pun berada dekan dengan LRT (Light Railway Train) line 1.

 

JKT LIVING STAR berfokus dan bergerak pada pembangunan yang terarah, berstandar tinggi dan kualitas yang terbaik untuk para konsumennya, dengan mengedepankan fasilitas pembangunan dan pelayanan terdepan yang dapat diberikan oleh PT. Sindeli Propertindo Abadi.

 

JKT LIVING STAR yang menyasar generasi millenial dan masyarakat kelas menengah ini mengusung konsep Singapore Green Urban Living yang mengedepankan konsep desain berteknologi tinggi yang membangun keharmonisan antara manusia dan alam layaknya taman di Singapura.

 

Konsep hijau tersebut diimplementasikan dengan mengalokasikan lahan sebesar 65% untuk kawasan hijau atau seluas 30.000m2, 5 taman atrium yang luas serta 1 taman riverside dan Sky Garden pada tiap gedung  yang membuat penghuni merasakan tinggal dengan suasana yang dikelilingi taman.

 

Nantinya, semua fasilitas kehidupan urban dipadukan secara organic dengan 4 Zona di sekitar kawasan hunian, yaitu Garden Style Commercial District, Dine & Play Gateway, Startup base, dan Metropolis Eco- Apartment. Keempat zona ini nantinya menghadirkan hunian berkelas yang ramah lingkungan,dengan  pusat perbelanjaan bergaya taman, pusat kuliner, hiburan, rekreasi, olahraga, seni budaya, sosialisasi, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.