Gawat, 5 Hektare Lahan di Aceh Terbakar 

Ant


Banda Aceh, HanTer - Akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Desa Uning Gelime, Kecamatan Wih Pesam dengan luas mencapai enam hektare.
"Kebakaran lahan tersebut mulai terjadi pada pukul 14.30 WIB dan mengakibatkan lahan seluas enam hektare hangus terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBD Abdul Kadir yang disampaikan di Bener Meriah, Selasa (25/2/2020).
Dikutip dari Antara, ia menjelaskan petugas pemadam kebakaran dibantu personel TNI dan Polri bersama warga setempat harus berjibaku dalam upaya memadamkan api selama tiga jam.
Pihaknya juga belum mengetahui penyebab dari terjadinya kebakaran lahan tersebut.
Menurut Abdul Kadir BPBD menengarai cuaca panas yang melanda daerah setempat dalam sepekan terakhir sangat rentan menyebabkan kebakaran lahan yang meluas.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menyebutkan sejak beberapa hari terakhir banyak terjadi kebakaran rumah dan karhutla di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
"Kondisi ini sangat dimungkinkan karena Aceh sekarang sudah dalam musim kemarau," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh Zakaria Ahmad.
Dia menyebutkan dalam kondisi cuaca seperti ini rentan terjadi kebakaran karena hujan jarang turun, membuat suhu udara begerak naik dan kelembapan di udara semakin berkurang. Bahkan angin kencang juga harus diwaspadai.
"Angin kencang yang maksimumnya rata-rata mencapai hingga 26 knot ini dapat meningkatkan tinggi gelombang hingga 3-4 meter. Ini tentunya akan sangat berbahaya bagi nelayan dan kapal-kapal penyeberangan," demikian Zakaria Ahmad.