Entrepreneurship Hingga Saintifik Tersaji dalam Pameran Kreativitas Anak TKI Al Azhar 5 Kemandoran

Hermansyah
Entrepreneurship Hingga Saintifik Tersaji dalam Pameran Kreativitas Anak TKI Al Azhar 5 Kemandoran
Kepala Sekolah TKI Al Azhar 5 Kemandoran Hj. Musani, saat membuka kegiatan

Jakarta, HanTer - Untuk terus menumbuhkembangkan kreativitas anak didik, TKI Al Azhar 5 Kemandoran memberi ruang kepada segenap murid untuk berkreasi dan sekaligus menggelar pameran Kreativitas Anak yang berlangsung pada Selasa hingga Kamis (17-19/12/2019).

Tak hanya itu, pameran unjuk kebolehan anak dalam hal berkreatif tersebut mengiringi kegiatan lainnya yang disebut market day, di mana jiwa entrepreneurship sudah diperkenalkan sejak dini.

TKI Al Azhar 5 Kemandoran itu sendiri terdiri dari Kelompok Bermain (KB), TK A dan TK B. Segenap level jenjang pendidikan tersebut berkontribusi pada acara pameran kreativitas anak ditahun 2019 ini yang juga mendapat dukungan dari orangtua murid.

Dikegiatan ini, KB mempersembahkan aneka tarian untuk membuka jalannya pameran, sekaligus menyuguhkan aneka ragam minuman susu yang terkoneksi terhadap kegiatan jual-beli dengan apa yang disebut Market Day tersebut. TK A mendisplay makanan olahan ringan, seperti singkong, jagung, kentang, donat hingga pizza dan lainnya.

Sedangkan TK B dalam kegiatan Pameran Kreativitas Anak ini mengambil tema profesi, seperti pemadam kebakaran, nakhoda hingga masinis kereta api.

Dari aneka ragam makanan maupun minuman itu, ternyata menjadi bahan inspirasi bagi anak-anak untuk menggambar, mewarnai serta karya-karya lainnya dari apa yang mereka jual di kegiatan Market Day tersebut. Itu juga berlaku terhadap TK B yang mengambil tema profesi.

Mereka menuangkan karya dan imajinasinya melalui media gambar dan hasil karya lainnya yang dipamerkan dalam kegiatan pameran Kreativitas Anak dengan menggunakan bahan-bahan sisa, seperti koran bekas, botol plastik dan lainnya.  

Hj. Musani selaku Kepala Sekolah TKI Al Azhar 5 Kemandoran mengatakan jika tujuan digelarnya pameran Kreativitas Anak ini agar anak-anak mengetahui sekaligus merasakan langsung sebuah proses melalui proses pembelajaran yang di rancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruksi konsep, melalui tahapan.

"Ini merupakan sesuai program KB/TK untuk kegiatan akhir semester I tahun pelajaran 2019/20, di mana masing-masing kelompok berbeda-beda kreativitasnya. TK A berkreativitas melalui makanan, sedangkan TK B mengambl jalur profesi. Mereka memiliki kontribusi terhadap apa yang dipamerkan," ucap Musani. 

"Contohnya di TK B1 membuat kapal laut besar menggunakan kardus, mereka bekerja sama membangun kapal itu, ada yang membuat cerobong asapnya dari kertas karton, ornamen lainnya dari koran bekas yang diremas-remas serta lainnya untuk melatih motorik mereka, disamping hasil karya individual seperti membuat ikan dari piring kertas maupun botol plastik serta lainnya. Begitu pula di kelompok B2 dan B3," terangnya.

 

Tak hanya itu, Musani juga mengatakan jika mereka juga mendekor kelasnya sesuai tema dengan bimbingan para guru, bahkan mereka akan mempraktekan langsung dari tema yang diambilnya. 

"Misalnya kelompok B3 yang berprofesi menjadi masinis kereta api, begitu pula dengan yang lainnya. Sehingga melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan saintifik, praktek langsung yang tentunya sangat menyenangkan buat anak-anak, sekaligus memperkenalkan jiwa entrepreneurship sejak dini," pungkasnya.

Sementara itu, Tami, salahsatu orang tua murid mengaku senang dengan adanya program ini yang menurutnya akan sangat berguna bagi para anak didik.   

"Sangat senang dan bangga atas kreativitas guru dalam memperkenalkan profesi ke anak, bahkan juga memperkenalkan konsep jual beli yang tentunya telah memperkenalkan tentang entrepreneurship, tentu ini sangat berkesan di hati para anak," ucap Tami.

"Harapannya, mungkin pada ajang selanjutnya dapat diperkenalkan pula profesi lain dari prasarana lainnya," ucap Ibu yang berprofesi sebagai dokter itu.