Lindungi Dokter Internship, BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman Dihadiahi Penghargaan

Arbi
 Lindungi Dokter Internship, BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman Dihadiahi Penghargaan
Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati (tengah), saat menerima penghargaan dari PPSDM Kementerian Kesehatan dan Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI). Foto: Dok bpjamsostek

Jakarta, HanTer – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Jakarta Sudirman mendapat penghargaan dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDMK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI).

Penghargaan kategori Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dokter Internsip itu diberikan pada kegiatan Rakornas Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) di Denpasar Bali, Kamis (12/12/2019).

Penyerahan Piagam Penghargaan diberikan oleh Ketua Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI), DR. Pattiselanno Roberth Jonan, MARS kepada Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati, dan disaksikan Kepala PPSDMK Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS.

Penghargaan ini, menurut Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati akan lebih memotivasi Kantor Cabang Jakarta Sudirman untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Kami mengucapkan terima kasih adanya apresiasi terhadap kewajiban kami memberikan perlindungan kepada Dokter Internsip. Ini memacu kami untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan, tidak hanya pada Dokter Internsip tapi pada semua peserta BPJAMSOSTEK,” ungkap Erni, dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/12/2019).

Kepala PPSDMK Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas pelayanan yang sudah diberikan oleh BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman.

“Kami harapkan Dokter Pemberdaya Gunaan Dokter Spesialis (PGDS) dan tenaga kesehatan Nusantara Sehat Indonesia (NSI) segera menyusul memperoleh perlindungan agar meningkatkan rasa aman dalam bekerja,” katanya.

Ketua KIDI Pusat DR. Pattiselanno Roberth Jonan, MARS menyatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kecepatan respon dari BPJAMSOSTEK terhadap setiap kasus yang menimpa Dokter Internsip.

Dalam kesempatan itu, BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman juga memberikan penghargaan kepada PPSDMK Kemenkes RI atas pretasi dan inovasi dalam perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Selain itu, diserahkan juga secara simbolis Jaminan Kecelakaan Kerja sebesar Rp. 151.800.000,- kepada Lenny Widio Wati ahli waris Almarhum Raden Sakya Pradipta Gunadarma, seorang dokter internsip yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas saat berangkat kerja, pada 5 Desember 2019.

Erni menjelaskan, sejak tahun 2016 hingga saat ini Badan PPSDMK Kemenkes RI telah mendaftarkan 47.315 Dokter Internsip yang ditugaskan di seluruh Indonesia dan BPJAMSOSTEK telah membayarkan klaim sebesar Rp. 675.590.368, yang terdiri dari 28 Jaminan Kecelakaan Kerja Rp. 459.590.368, serta 9 Jaminan Kematian senilai Rp 216.000.000.

Tidak hanya pada saat bekerja, lanjut Erni, namun BPJAMSOSTEK juga melindungi para Dokter saat perjalanan menuju tempat kerja hingga pulang kembali kerumah, sebelum penempatan dinas, Dokter Internship diberikan pembekalan khusus tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK.

“Manfaat program BPJAMSOSTEK, telah dirasakan langsung oleh para Dokter ada yang mengalami Kecelakaan Kerja, bahkan ada yang meninggal dunia pada saat bertugas,” ujar Erni.