Sukses Tuan Rumah Porwil, Gubernur Bengkulu: Terimakasih LPDUK

Eka
Sukses Tuan Rumah Porwil, Gubernur Bengkulu: Terimakasih LPDUK
Seremoni penutupan Porwil X Sumatera di Kab Bengkulu (ist)

Bengkulu, HanTer – Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera X Tahun 2019, resmi ditutup oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Halaman Gedung Daerah Bengkulu, Sabtu (9/11/2019) malam.

Sebagai provinsi paling terakhir dari 10 provinsi di Pulau Sumatera yang berkesempatan menjadi tuan rumah, Bengkulu mendapat apresiasi banyak kalangan karena mampu menyelenggarakan perhelatan empat tahunan itu dengan sukses.

Atas kesuksesan tersebut, Gubernur Bengkulu menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung provinsi yang dipimpinnya sehingga sukses menjadi tuan rumah.

“Saya merasa bangga, terimakasih kepada LPDUK Kemenpora, terimakasih kepada semua yang telah membantu Bengkulu menjadi tuan rumah Porwil Sumatera X,” ujar Gubernur Bengkulu saat acara Penutupan.

Secara khusus, LPDUK (Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan) disebut dan mendapat apresiasi Gubernur karena telah membantu memeriahkan Porwil 2019 dalam acara Pembukaan dan Penutupan.

Atas kerjasama dengan LPDUK tersebut, Bengkulu kemudian mendapat acungan jempol terutama karena berhasil menghadirkan acara pembukaan yang meriah, atraktif dan memberi kesan mendalam serta dibuka oleh Menpora Zainudin Amali pada Sabtu (2/11/2019) pekan lalu di Stadion Semarak.

Tekad menghadirkan pembukaan yang meriah dan bernuansa ikonik Bumi Raflesia di tengah keterbatasan anggaran, mendorong Pemerintah Provinsi Bengkulu menggandeng LPDUK untuk mencari dana sponsor, terutama dari kalangan BUMN.

Hasilnya, sejumlah BUMN seperti PT Pelindo II, Hutama Karya, PLN, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BTN dan Bank BNI, memberikan dukungan kepada Porwil lewat LPDUK. Berkat tambahan dana dari sponsor itu, Bengkulu berhasil menghadirkan opening ceremony Porwil X yang diapresiasi Provinsi-Provinsi lain di Pulau Sumatera.

Rohidin Mersyah mengakui ada beberapa kekurangan yaitu saat berlangsungnya pertandingan Porwil Sumatera X. Namun pihaknya telah merespon cepat, sehingga kemudian secara keseluruhan Porwil berhasil digelar sukses hingga Penutupan.

Acara penutupan juga dimeriahkan pertunjukkan seni tari, drumband dan pentas musik dengan bintang tamu artis ibukota.

Kepala Sub Divisi Pengelolaan Dana LPDUK, Rinto Ari Rakhmanto yang mewakili LPDUK di acara Penutupan Porwil X Sumatera, turut bangga karena lembaganya bisa membantu dan memfasilitasi Bengkulu dalam meraih sukses penyelenggaran event empat tahunan se-Pulau Sumatera tersebut.

Kendati penggalangan dana dari sponsor tidak memenuhi target yang diharapkan, namun ia bersyukur upacara pembukaan dan penutupan bisa dilaksanakan dengan baik, bahkan mendapat apresiasi dari banyak kalangan.

“Partisipasi sponsorship dari kalangan usaha untuk event-event olahraga, baik BUMN maupun swasta, memang mutlak diperlukan agar event olahraga berlangsung maksimal dan lebih semarak, sekaligus untuk mendorong peningkatan industri dan prestasi olahraga di Tanah Air," kata Rinto.

"LPDUK mejadikan kesempatan Porwil X ini sekaligus untuk menyosialisasikan kelembagaan yang baru berdiri pada 2017, khususnya kepada provinsi-provinsi di Pulau Sumatera,” ujar Rinto yang berkesempatan menyerahkan plakat penghargaan LPDUK kepada 10 Provinsi peserta Porwil Sumatera X pada acara Penutupan.

LPDUK, lanjut Rinto, berharap partisipasi kalangan usaha ke depannya semakin besar, sehingga kerjasama dengan segenap stakeholder olahraga dalam upaya menghadirkan event-event yang berkualitas dapat diwujudkan. LPDUK juga memastikan kontraprestasi kepada pihak sponsor bisa dipenuhi dengan baik.

Sukses Bengkulu dalam penyelenggaraan, juga diikuti dengan sukses prestasi. Tuan rumah yang pada Porwil-Porwil sebelumnya kerap berada di papan bawah, kini berhasil menempati posisi ketiga di bawah Sumatera Utara sebagai runner up dan Riau yang sukses mempertahankan gelar juara umum.

Porwil X Sumatera di Bengkulu digelar 2 sampai 9 November 2019. Mempertandingkan 11 cabang olahraga dan diikuti 1.526 atlet dari 10 provinsi se-Pulau Sumatera.