Bulan Juli 2019 jadi Bulan Terpanas dalam 100 Tahun Terakhir

Arbi
Bulan Juli 2019 jadi Bulan Terpanas dalam 100 Tahun Terakhir
ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebutkan periode Juli 2019 merupakan bulan terpanas dalam sejarah selama 100 tahun terakhir, akibat pemanasan global.

"Musim kemarau Juli tahun ini merupakan bulan terpanas sepanjang sejarah, ini artinya kita memasuki perubahan iklim yang cukup ekstrim," kata Doni Monardo di Pangkalpinang, Sabtu (12/10/2019).

Ia mengatakan salah satu upaya untuk mengurangi panasnya temperatur bumi ini adalah dengan menjaganya dengan vegetasi dan menanam berbagai tanaman. "Semua instansi pemerintah daerah dan elemen masyarakat harus menjaga dan menanam berbagai tanaman endemik lahan-lahan kosong," ujarnya.

Minsalnya, penanaman tanaman endemik di Pulau Bangka dan Belitung di lahan-lahan kritis dapat mengurangi pemanasan global di negeri laskar pelangi ini.

"Pulau Bangka dan Belitung memiliki keindahan alam eskotik dan tempat yang sangat menarik, bahkan Belitung menjadi populer karena flim laskar pelangi," katanya, dilansir dari Antara.

Oleh karena itu, mari kita jaga keindahan alam dengan tidak membakar hutan dan lahan serta melakukan penebangan liar yang merusak lingkungan ini.

"Kedepan wisatawan berwisata bukan karena ingin menginap di hotel berbintang, tetapi ingin menikmati keindahan alamnya," ujarnya.