Paparan Gas Air Mata Bisa Sebabkan Iritasi

Ant
Paparan Gas Air Mata Bisa Sebabkan Iritasi
ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Dokter spesialis mata Dr Rini Hersetyati SpM mengatakan gas air mata yang biasa digunakan aparat kepolisian untuk membubarkan aksi demonstrasi hanya memiliki dampak jangka pendek.

"Hanya untuk jangka pendek, karena tujuannya hanya untuk membubarkan demonstran saja," ujar Rini di Jakarta, dilansir dari Antara, kemarin.

Dia menjelaskan gas air mata terdiri dari berbagai senyawa seperti chlorobenzylidenemalononitrile, chloroacetophenone, bromoacetone, phenacyl bromide, dan lainnya. Zat-zat itu membuat mata terasa terasa pedih. "Efeknya pada selaput bening mata, yang warna putih itu. Berair dan panas," kata dia lagi.

Gas air mata tersebut baru memberikan efek saat terhirup. Meski demikian, efek gas air mata itu tidak lama. Untuk membantu menghilangkan efeknya, Rini menyarankan untuk mencuci mata dengan ari bersih. "Dicuci saja matanya, kalau terkena gas air mata," ucap Rini.

Meski demikian, Rini meminta para pengunjuk rasa yang terkena gas air mata terus-menerus karena bisa menyebabkan iritasi pada mata.
 

#demo   #gas   #iritasi