Menkes: Tenaga Medis Pilih Bertahan Bantu Korban Kerusuhan di Wamena

Arbi/Ant
Menkes: Tenaga Medis Pilih Bertahan Bantu Korban Kerusuhan di Wamena

Jakarta, HanTer - Meninggalnya seorang dokter yang bertugas di Wamena, Papua, membuat resah para tenaga medis yang bertugas di daerah tersebut. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan tidak akan memaksa tenaga medis yang bertugas di Wamena, Papua untuk bertahan.

"Tentu kalau dia merasa tidak aman, kalau dia trauma dan memerlukan pengobatan, jika dia ingin kembali, kami tidak paksa," kata Menkes dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/9/2019), menyikapi kekhawatiran kalangan dokter menyusul tewasnya Almarhum dr Soeko Marsetiyo akibat kerusuhan di Wamena, Papua.

Saat ini, kata Menkes, para tenaga medis yang sudah berada di daerah itu menyampaikan untuk tetap bertahan di Wamena guna memberikan bantuan media bagi para korban kerusuhan. Jumlahnya mencapai 65 tenaga medis, terdiri dari 31 dokter umum dan spesialis, beserta 34 perawat.

Untuk melindungi para tenaga medis, Menkes menyatakan telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengawal setiap tenaga medis yang bertugas. “Kita juga imbau setiap tenaga medis untuk selalu menggunakan seragam dinasnya agar menghindari kesalahpahaman,” ucap dia.

Selain itu, Kemenkes juga akan mengirimkan tim tenaga medis gabungan yang juga berasal dari TNI dan Polri. Tenaga medis gabungan tersebut dikerahkan untuk mendukung upaya pemulihan bagi korban berupa pelayanan kesehatan, penyediaan obat-obatan, dan pemulihan trauma.

Terlebih, kata dia, selain di Waimena, kerusuhan juga terjadi di wilayah lainnya di Papua, seperti di Ilaga, Tolikara dan lainnya.

 Menkes juga menjamin operasional rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya tidak terganggu dengan adanya kerusuhan. Bahkan pemerintah telah menyiagakan satu unit kapal KRI Rumah Sakit Suharso yang bersandar untuk mengobati para pasien.

Sebagai informasi, korban meninggal akibat peristiwa kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua, tercatat  sebanyak 31 orang, diantaranya 26 orang meninggal sebelum mendapat perawatan dan lima orang lainnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, sebanyak 14 orang yang masih dalam perawatan di Wamena, dan sebanyak 22 orang dirujuk ke rumah sakit di Jayapura. Sedangkan yang sudah dipulangkan sebanyak 62 orang.

 

.*

#menkes   #wamena   #dokter