Gandeng Duta Hijau Bali 2019, Pemkab Tabanan Konsisten Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih

romi
Gandeng Duta Hijau Bali 2019, Pemkab Tabanan Konsisten Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih
Bupati Eka & Duta Hijau Bali 2019/ ist

Bali, HanTer - Untuk menjaga dan melestarikan alam Jatiluwih, Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Tabanan menggandeng Duta Hijau tahun 2019 yang memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan memberikan motivasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga dan melestarikan alam.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan betapa pentingnya untuk terus menjaga alam, karena Bali merupakan destinasi wisata yang berbasis kepada alam, sehingga perlu adanya kesadaran terutama untuk kalangan anak muda untuk terus memelihara dan menjaganya. 

“Kita terus mengingatkan kepada  masyarakat untuk menjaga alam ini, salah satunya yang tadi saya sampaikan janganlah kita rusak yah, jadi kita rawat, kasian generasi penerus kita gabisa lihat ribuan hektar sawah yang menjadi World Heritage dan menjadi kebanggaan kita, jadi harus dirawat bersama – sama," kata Bupati Eka ditengah acara Festival Jatiluwih 2019 di D’Uma Jatiluwih, Tabanan, Provinsi Bali, Sabtu (21/9/2019). 

Bupati Eka juga menambahkan bahwa persawahan tidak hanya memberikan gabah atau beras saja, melainkan memberikan view pemandangan yang luar biasa sebagai objek wisata dan dapat menarik perhatian para wisatawan untuk datang ke Tabanan.

“Jadi disamping persubakannya atau sistem pengairan sawah yang menjadi contoh buat pertanian pada umumnya jadi banyak yang bisa kita ambil manfaatnya dari pariwisata berbasis alam ini," ujar Eka.

Manager Operasional DTW Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa mengungkapkan bahwa pemilihan duta hijau telah dilakukan pada bulan Agustus lalu yang telah melalui beberapa tahap seleksi dan menetapkan sembilan pasang yang lolos ke grand final sehingga terpilih satu pasang yang akan mewakili anak-anak muda untuk mengedukasi masyarakat supaya peduli terhadap lingkungan dan alam sekitar.

"Pada festival ini, winner duta hijau kami berikan waktu khusus untuk memberikan edukasi serta motivasi bagi masyarakat, jadi selain hiburan ada juga nilai edukasi nya karena saya yakin dengan adanya pendekatan melalui anak-anak muda proses penyampaian nya akan lebih  kreatif dan juga efektif," ujar Tirta. 

Disisi lain I Gusti Putu Putra Mahardika selaku duta hijau terpilih  menambahkan sebagai duta hijau tidak hanya memiliki tugas untuk mensosialisasikan, melainkan harus terjun langsung ke lapangan dan memberikan contoh serta solusi bagi permasalahan alam dan lingkungan di masyarakat.

“Kita sudah turun ke jalan, sekolah dan masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih, kita tidak hanya memotivasi saja tetapi memberikan contoh langsung dan memberikan solusi seperti pengolahan sampah , apabila sampah ini mau kita musnahkan sekali aja itu ada yang disebut dengan mesin inseniator yaitu dimana hasil dari pemusnahan sampah ini abunya dapat kita gunakan menjadi pupuk kembali dan disamping itu juga dalam sistem ini itu sangat meminimalisir adanya polusi udara karena  asap yang dikeluarkan itu tidak ada sama sekali," tandas Putra Mahardika.
 

#Duta   #Hijau   #Bali   #Tabanan