Heboh, Kala Pak Raden dan Si Unyil Cs Menghibur Peserta BPJS TK Menara Jamsostek

Arbi
 Heboh, Kala Pak Raden dan Si Unyil Cs Menghibur Peserta BPJS TK Menara Jamsostek
SERU: Sejumlah tokoh karakter serial Si Unyil hebohkan peserta yang tengah mengantre di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Rabu (3/9/2019).

Jakarta, HanTer - Peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang tengah mengantre layanan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek, Jakarta Selatan, mendadak heboh. Hal ini lantaran mereka dikejutkan dengan munculnya tokoh-tokoh dalam serial si Unyil.

Tokoh serial tersebut diperankan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek Agoes Masrawi sebagai Pak Raden, Unyil diperankan oleh Suyut Kepala Bidang Keuangan, karakter Meilani diperankan Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi Haryani Rotua Melasari.

Selanjutnya, Melati Ratimanjari Kepala Bidang Pelayanan memerankan karakter Menik, dan Bok Bariah diperankan Tri Astuti Lestari Kepala Bidang Umum dan SDM. Tak hanya itu, seluruh pegawai juga menggunakan baju atau kostum yang identik dengan serial Si Unyil. 

Para tokoh Si Unyil ini kemudian menggelar kuis yang menguji pengetahuan pengujung seputar program BPJS Ketenagakerjaan. Bagi yang bisa menjawab, mendapat beragam hadiah dan souvenir menarik. Selain itu, juga dibagikan snack dan minuman untuk memanjakan pengunjung.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2019. Pelanggan itu adalah raja, karenanya pelanggan itu adalah sesuatu yang harus di maintenance dan di service dengan optimal. Khusus hari ini, kita layani secara spesial dengan tema karakter Si Unyil,” kata Agoes Masrawi di sela kegiatan tersebut, Rabu (4/9/2019).

Awi, panggilan akrab Agoes Masrawi dalam kesempatan itu juga mensosialisasikan beragam manfaat dari empat program BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Termasuk juga pentingnya memiliki aplikasi BPJSTKU guna memantau iuran yang disetorkan oleh perusahaan pemberi kerja setiap bulannya. “Pekerja harus terus mengawasi, apakah iuran nunggak atau tidak. Klo nunggak nanti jika terjadi risiko pekerjaan tidak dapat ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Aplikasi BPJSTKU juga bisa melihat apakah setoran iuran sesuai dengan gaji yang diterima oleh pekerja. Jangan sampai gaji Rp10 juta, tapi yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan tidak sesuai. Ini tentu saja merugikan pekerja karena manfaat yang diterima jadi tidak optimal,” tambah Awi.

Dalam kesempatan itu, masing-masing tokoh karakter serial si Unyil juga berkesempatan melayani secara langsung peserta dengan menggantikan petugas pelayanan. Turut pula digelar lomba sehingga membuat suasana di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Menara Jamsostek kian seru dan meriah.

Awi melanjutkan, dalam rangkaian kegiatan HPN 2019 ini pihaknya juga akan mengunjungi peserta yang mengalami kecelakaan kerja di Rumah Sakit Mata AINI, Jakarta Selatan.