Rumus 2-4-2 untuk hindari dehidrasi, Lakukan Hal ini Agar Tetap Kenyang Saat Ramadhan

Harian Terbit/ Alee
Rumus 2-4-2 untuk hindari dehidrasi, Lakukan Hal ini Agar Tetap Kenyang Saat Ramadhan

Nadine Aoun, pakar gizi di Rumah Sakit Medcare Hospital, Dubai memberikan sejumlah tips sehat untuk menjaga agar tetap bugar selama berpuasa:

1. Jangan lewatkan sahur

Sahur memberikan energi yang diperlukan bagi tubuh untuk berfungsi sepanjang hari tanpa merasa lapar.

"Sahur harus mencakup makanan seperti roti gandum utuh, bubur gandum, bekatul, dan karbohidrat kompleks karena lambat dicerna dan bisa menjaga kadar gula darah," kata Aoun seperti dikutip dari gulfnews.com. 

Aoun menyarankan agar menghindari karbohidrat olahan seperti kudapan, permen, roti putih, pasta, penganan panggang dan lain-lain karena dapat meningkatkan kadar insulin dan membuat lapar serta menambah berat badan.

2. Makan lemak baik

Sumber lemak baik, antara lain kacang mentah tanpa garam, minyak zaitun dan alpukat.

"Kacang memberi kita energi dan menjaga kita tetap kenyang selama delapan hingga sembilan jam," kata Aoun. "Tubuh akan mengambil manfaat dari omega-3 yang membantu menyokong otak dan fungsi syaraf, membersihkan sel-sel tubuh, meningkatkan energi dan fungsi hati."
Sementara lemak yang harus dihindari adalah lemak trans dan lemak jenuh, yang sering ditemukan di makanan kemasan seperti kentang goreng, margarin, adonan roti instan dan mie ramen instan karena makanan tersebut meningkatkan LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan HDL atau kolesterol baik.

3. Kurangi kafein

Kafein bersifat diuretik yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan melalui urin. Aoun menyarankan agar lebih banyak meminum air putih untuk mencegah dehidrasi antara buka puasa dan sahur.

"Saat berbuka hindari makan gorengan, makanan berlemak dan manis yang bisa membuat kita semakin haus dan tak ada kalorinya yang justru membuat kita makin lapar," katanya.

4. Banyak makan buah dan sayur

"Buah dan sayuran kaya air dan serat yang akan bertahan lama di usus dan membantu mengurangi lemak, mereka juga rendah kalori dibanding permen dan pastries," kata Aoun, seperti dilansir Antara.

5. Hindari pemanis buatan 

Dr Babu Shershad, ahli penyakit dalam dan CEO First Medical Centre merekomendasikan agar menghindari pemanis buatan atau karbohidrat dan lemak jenuh yang bisa menyebabkan dehidrasi dan peningkatan kadar gula darah.

Pilihan idealnya adalah jus buah, air dan memulai makan dengan sup, sayur kukus atau sayur bakar dari pada gorengan.

6. Jangan minum soda

Saat sahur, jangan minum soda. Sebaiknya minum air putih 2,5 liter antara berbuka puasa dan sebelum tidur.

Rumus 2-4-2

Asupan cairan penting agar tubuh tetap sehat saat berpuasa selama bulan Ramadhan, maka ingatlah rumus 2-4-2 saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh tidak dehidrasi.

Ahli kesehatan dan nutrisi dr. Maria Charlotte menjelaskan setiap orang idealnya minum delapan gelas dalam satu hari.

Saat puasa, pembagian porsinya adalah dua gelas air saat sahur, dua gelas air saat buka puasa, serta empat gelas dalam kurun makan malam hingga menjelang tidur.

"Itu minimal, lebih dari itu juga tidak apa-apa selama tidak ada gangguan pada ginjal," kata Maria di Jakarta beberapa waktu lalu.

Jika minum air dalam jumlah banyak selama sahur atau berbuka puasa, sisa kelebihan cairan itu nantinya akan dikeluarkan melalui urine.

Disarankan juga untuk menghindari minuman-minuman seperti teh dan kopi saat sahur karena bersifat diuretik alias menyebabkan buang air kecil.