BNPB Catat 1.979 Jiwa Mengungsi akibat Awan Panas Guguran Semeru

- Minggu, 4 Desember 2022 | 19:13 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Lumajang terus mengevakuasi warga yang masih tinggal di radius tidak aman efek erupsi yang dialami Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022). (instagram.com/bpbd.lumajang)
Petugas BPBD Kabupaten Lumajang terus mengevakuasi warga yang masih tinggal di radius tidak aman efek erupsi yang dialami Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022). (instagram.com/bpbd.lumajang)

HARIANTERBIT.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.979 jiwa mengungsi di 11 titik setelah adanya luncuran awan panas guguran (APG) dan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Jawa Timur, Minggu, 4 Desember 2022.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari merinci 11 titik pengungsian itu meliputi 266 jiwa di SDN 4 Supiturang, 217 jiwa di Balai Desa Oro-oro Ombo, 119 jiwa di SDN 2 Sumberurip.

Baca Juga: KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO, Ada Jejak Erick Thohir dan Boy Thohir?

''Kemudian, 228 jiwa di Balai Desa Sumberurip, 131 jiwa di Balai Desa Penanggal, 52 jiwa di Pos Gunung Sawur, 216 jiwa di Balai Desa Pasirian, 150 jiwa di Lapangan Candipuro, 600 jiwa di Kantor Kecamatan Candipuro dan sisanya di SMPN 2 Pronojiwo,'' katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 4 Desember 2022.

Sementara itu, wilayah yang terdampak APG Gunung Semeru meliputi Desa Capiturang dan Sumberurip di Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbersari di Kecamatan Rowokangkung, Desa Penanggal dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro dan Desa Pasirian di Desa Pasirian.

Disampaikan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Semeru dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas).

Baca Juga: Proyek Food Estate Prabowo Terancam Mangkrak, Tak Ada Petaninya

Hingga siaran pers ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lumajang, Basarnas, TNI, Polri, relawan dan lintas instansi terkait terus melakukan upaya penyelamatan, pencarian dan evakuasi.

Sebanyak 10.000 lembar masker kain, 10.000 lembar masker medis dan 4.000 masker anak telah dibagikan untuk mengurangi dampak risiko kesehatan pernafasan akibat abu vulkanik.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parah Nih, Bazar Buku Murah di Batang Sepi Pengunjung

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:07 WIB

Gempa M5,6 Guncang Daruba Maluku Utara Dini Hari Tadi

Minggu, 29 Januari 2023 | 06:12 WIB
X