• Selasa, 7 Februari 2023

Bantu Korban Gempa Cianjur, Resimen Mahasiswa Kirim Satu Peleton Relawan

- Senin, 28 November 2022 | 09:48 WIB
Satgas gabungan mengevakuasi jenazah korban tanah longsor (ist)
Satgas gabungan mengevakuasi jenazah korban tanah longsor (ist)

HARIANTERBIT.com - Komando Siaga Bencana Komando Resimen Mahassiswa (Konas Menwa) Indonesia dan Menwa Jayakarta Satgas Kemanusiaan mengirim satu peleton relawan untuk membantu penanganan bencana Gempa Cianjur, Jawa Barat, Ahad (27/11/2022).

Wakil Komandan Detasemen Siaga Operasi Penanggulangan Bencana (Densiops) Achmad Eri mengatakan, relawan Menwa bertugas untuk menyusuri daerah-daerah pasca gempa bumi yang mengakibatkan tanah longsor.

"Menwa hadir untuk membantu korban bencana Cianjur dengan menyalurkan bantua kebutuhan korban, tim pencarian korban dan tim trauma healing," kata Achmad Eri.Baca Juga: Curi Poin Spanyol, Jerman Hidupkan Peluang ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Achmad Eri menerangkan, Konas Menwa Indonesia dan Menwa Jayakarta juga akan terus menyalurkan paket bantuan sembako untuk para korban gempa bumi Cianjur.

"Donasi ini dilakukan dalam rangka misi kemanusian sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," katanya.

Terkait pelaksanaan evakuasi korban tanah longsor akibat gempa bumi, Achmad Eri mengaku tim gabungan memiliki banyak kendala di lapangan.

"Tetapi hambatan itu tidak menyurutkan semangat tim gabungan untuk mencari korban yang hilang atau tertimbun tanah longsor,"jelasnya.Baca Juga: 4 Empat Terdakwa Obstruction of Justice Dihadirkan di Sidang Bharada E

Sementara, hingga kemarin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 321 orang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur.

Kepala BNPB Suharyanto menyebut, total jumlah korban tersebut terhitung setelah ditemukannya tiga jenazah pada hari ini oleh satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan para relawan.

"Terkait dengan pencarian dan pertolongan korban, hari ini ditemukan tiga jenazah. Berarti dengan ditemukannya tiga ini, sampai hari ini yang meninggal dunia menjadi 321 orang," kata Suharyanto.Baca Juga: Akibat Ambisi Komunis, Rakyat Ukraina Kenang Bencana Kelaparan

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Harus Ada Regulasi Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:16 WIB

Memilih Air Murni untuk Dikonsumsi versi Ahli

Rabu, 1 Februari 2023 | 13:45 WIB

Parah Nih, Bazar Buku Murah di Batang Sepi Pengunjung

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:07 WIB
X