• Jumat, 9 Desember 2022

PPNI dan 4 Organisasi Kesehatan Bakal Turun ke Jalan Tolak RUU Kesehatan

- Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB
PPNI dan 4 Organisasi Profesi Kesehatan saat konferensi pers menolak RUU Kesehatan, Senin (21/11/2022). (Safari Sidakaton)
PPNI dan 4 Organisasi Profesi Kesehatan saat konferensi pers menolak RUU Kesehatan, Senin (21/11/2022). (Safari Sidakaton)

HARIANTERBIT.com - Sejumlah organisasi Kesehatan menolak RUU Kesehatan (Omnibus Law) yang kini masuk pada tahap pembahasan program legislasi nasional atau proglegnas di DPR. Mereka menilai, RUU tersebut memiliki banyak masalah yang akan melemahkan profesi tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta, Jajang Rahmat Solihin mengungkapkan RUU Kesehatan hanya akan melembahkan UU yang telah ada sebelumnya seperti UU No 36 tentang Tenaga Kesehatan, UU No 38 tentang Tenaga Keperawatan, UU No 4 tentang Kebidanan dan UU No 29 tentang Praktek Kedokteran.

Menurut Jajang, kehadiran RUU Kesehatan hanya akan menggugurkan semua UU di atas dan menggerus kewenangan profesi karena nantinya hanya ada satu payung hukum yaitu UU kes-Omnibus Law. Karena itu, Jajang meminta, UU Kesehatan (ombibus law) segera dikeluarkan dari pembahasan proglegnas di DPR.

Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Panggil Kepala BPOM

"Jika tidak kita akan menguatkan internal untuk kemudian turun ke jalan. Kita ingin UU yang ada semakin dikuatkan bukan malah dilemahkan oleh Omnibus Law," ujar Jajang dalam keterangan resmi bersama lima organisasi profesi kesehatan lainya seperti IBI, IDI, PDGI, dan IAI di Kantor DPW PPNI, Jakarta, Senin, 21 November 2022.

Jajang mengatakan, kebijakan tentang kesehatan seharusnya mengedepankan jaminan kesehatan terhadap masyarakat. Hal ini seperti yang dilakukan oleh tenaga medis yang bertanggung jawab dan memiliki etika moral yang tinggi sesuai keahlian dan kewenangan yang ada.

"Karena itu kami mengharapkan adanya partisipasi masyarakat yang bermakna dalam urusan kesehatan," katanya.

Baca Juga: Gempa Cianjur: 2 Orang Meninggal, Rumah, Sekolah hingga RSUD Rusak

Meski demikian, PPNI mendukung penuh perbaikan atau transformasi sistem kesehatan yang komprehensif baik di bidang pendidikan maupun kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah. Termasuk juga transformasi digitalisasi kesehatan dan pelayanan kesehatan seperti di puskesmas dan posyandu.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Terkini

Gempa M5,8 Guncang Sukabumi Jawa Barat

Kamis, 8 Desember 2022 | 08:06 WIB
X