• Minggu, 27 November 2022

Pastikan Pendistribusian BBM Tepat Sasaran, Digitalisasi Pertamina Turut Andil

- Selasa, 13 September 2022 | 19:29 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIANTERBIT.com - Sistem digital dalam pengolahan minyak dari kilang Pertamina hingga pendistrubusiannya ke SPBU merupakan salah satu instrumen penting pengelolaan kilang yang modern dan antipenyelewengan. Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) menilai penggunaan sistem digital turut andil memastikan efisiensi operasi serta pendistribusian yang tepat sasaran.

"Iya dong (Sistem digitalisasi itu bagus, bisa dipantau secara real time)," kata Anggota Komite BPH Migasdi, Saleh Abdurrahman, di Jakarta, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Pertamina Jual Rugi Pertamax, Mulyanto Desak Buka Data HPP

Menurut Saleh digitalisasi akan sangat memberikan dampak signifikan jika dikombinasikan dengan implementasi penggunaan aplikasi MyPertamina di SPBU. Hal ini jelas akan langsung mencegah terjadinya penyelewengan penggunaan BBM bersubsidi mulai dari pengolahan hingga titik akhir pendistribusian ke masyarakat.

Dikatakannya, digitalisasi yang dilakukan serta pengembangan kilang dan pembangunan kilang baru bisa memastikan ketahanan pasokan BBM di Tanah Air.

"Sistem digitalisasi SPBU dengan MyPertamina itu akan bisa mengurangi/mencegah penyelewengan," ujar Saleh.

Baca Juga: Demo Tolak BBM, Massa PA 212 Beberkan 3 Kebohongan Jokowi

Pertamina diketahui telah memiliki sistem pemantauan data mulai dari produksi di hulu hingga distribusi BBM ke masyarakat lewat Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC). Melalui sistem PIEDCC bisa terpantau aliran dari fluidanya (cairan) ataupun gas. Kalau konteksnya BBM terlihat dari kilang produksinya ada berapa, karena masing-masing jenis di kilang itu ada produknya. Kemudian produk disalurkan ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

Jumlah BBM yang akan disalurkan ke kendaraan pengangkut (truk tangki) akan dilakukan secara otomatis sesuai dengan jumlah yang dimasukkan lewat sistem. Semua data ini juga terpantau lewat PIEDCC. Selanjutnya, saat diangkut oleh truk tangki menuju SPBU juga dimonitor secara sistematis.

Pengawasan tidak hanya di darat, tapi juga dilakukan di laut saat pengangkutan BBM menggunakan kapal. Saat ini, Pertamina memiliki sekitar 258 kapal yang beroperasi dan semuanya terdata dengan baik dan terpantau secara langsung lewat PIEDCC.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

5 Cara Mudah Berkomunikasi Sebagai Seorang Introvert

Jumat, 25 November 2022 | 14:10 WIB

MPASI Bergizi Tepat Bantu Anak Cegah Stunting

Jumat, 25 November 2022 | 13:40 WIB

KERIS Bantu Pelaku Ekonomi Rakyat Punya Rumah Sendiri

Jumat, 25 November 2022 | 11:29 WIB

MRI 1,5 Tesla, Alat Diagnostik Medis Bebas Radiasi

Rabu, 23 November 2022 | 21:34 WIB

A-Z Seputar Gempa Bumi Yang Wajib Diketahui

Rabu, 23 November 2022 | 19:15 WIB

Kemenkes Diminta Sederhanakan Syarat Praktik Dokter

Rabu, 23 November 2022 | 18:05 WIB
X