• Senin, 26 September 2022

Perkenalan Kader Santri Husada dengan Media Pendidikan Kesehatan

- Senin, 8 Agustus 2022 | 07:43 WIB
Perkenalan Kader Santri Husada dengan media Pendidikan kesehatan ini dilakukan dalam bentuk Pelatihan satu hari di Pesantren Mu’alimien Leuwiliang Kabupaten Bogor
Perkenalan Kader Santri Husada dengan media Pendidikan kesehatan ini dilakukan dalam bentuk Pelatihan satu hari di Pesantren Mu’alimien Leuwiliang Kabupaten Bogor

HARIANTERBIT.com - Pendidikan kesehatan adalah upaya untuk mempengaruhi orang lain, baik individu, kelompok, atau masyarakat, agar melaksanakan perilaku hidup sehat.

Sedangkan secara operasional, pendidikan kesehatan merupakan suatu kegiatan untuk memberikan dan atau meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktek masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri.

Pendidikan Kesehatan yang dilakukan di masyarakat pesantren dapat dimulai dari, oleh, dan untuk masyarakat pesantren itu sendiri, dimana dalam hal ini dibutuhkan kader yang berasal dari lingkungan tersebut yang dikenal dengan sebutan Kader Santri Husada.

Kader Santri Husada dapat berperan sebagai peer educator untuk sesama santri dalam meningkatakan perilaku hidup bersih dan sehat, maupun sebagai agen-agen perubahan untuk masyarakat pesantren.

Proses pemberian Pendidikan kesehatan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: ceramah, diskusi kelompok terarah, demonstrasi, dan lain-lain. Mengingat santri yang berada di lingkungan pesantren berasal dari kelompok usia remaja, maka diperlukan teknik (metode) yang lebih menarik sesuai dengan karakteristik remaja tersebut melalui media Pendidikan yang tepat.

Salah satu pemilihan media Pendidikan kesehatan tersebut dengan poster sebagai media cetak maupun video sebagai media audio visual. Perkenalan Kader Santri Husada dengan media Pendidikan kesehatan ini dilakukan dalam bentuk Pelatihan satu hari di Pesantren Mu’alimien Leuwiliang Kabupaten Bogor pada tanggal 3 Agustus 2022 diikuti oleh 30 Kader Santri Husada dari santri yang duduk di kelas X, XI dan XII di Lembaga Pendidikan tersebut.

Pelatihan ini merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat team dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka kolaborasi antara dosen dan mahasiwa yang dibuka oleh Agus Sanusi, S.Pd, perwakilan dari Pesantren Mu’alimien. Sementara sambutan serta arahan oleh Dr. Emma Rachmawati perwakilan dari team pengabdian masyarakat.

Pendidikan kesehatan yang dilakukan adalah edukasi mengenai indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pesantren dengan narasumber Hidayati, SKM, MKM dan pengenalan aplikasi canva serta filmora sebagai media untuk pembuatan poster dan video yang akan digunakan dalam pendidikan kesehatan dengan narasumber Rahmi Imanda, S.Kom, M.Kom melalui teknik ceramah, demontrasi serta praktik langsung oleh para peserta yang dibantu oleh fasilitator Syauqi dan Abu Rizal Hakim.

Diharapkan dengan kemampuan ini Kader Santri Husada dapat memproduksi pesan-pesan kesehatan yang dibuat, oleh, untuk dan bersama masyarakat pesantren sesuai dengan karakteristik serta kearifan lokal agar pesan yang disampaikan dapat lebih mengena kepada sasaran yang dimaksud.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertolongan Pertama pada Kasus Jantung Henti Mendadak

Minggu, 25 September 2022 | 11:04 WIB

Gempa M6,4 Guncang Meulaboh Aceh

Sabtu, 24 September 2022 | 06:15 WIB

Gubernur Anies Relaunching RS Siloam Mampang

Minggu, 18 September 2022 | 23:08 WIB

Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal

Minggu, 18 September 2022 | 12:49 WIB

Disindir AHY soal BLT, Mensos Risma Jawab Begini

Jumat, 16 September 2022 | 20:04 WIB

BSU Tahap 2 Dibagi Minggu Depan, Ini Syarat-syaratnya

Jumat, 16 September 2022 | 18:43 WIB

Enam Individu Satwa Liar Dilepasliarkan di Bungo

Jumat, 16 September 2022 | 17:08 WIB

Rekomendasi Susu Untuk Maksimal Atasi Tulang dan Sendi

Jumat, 16 September 2022 | 16:08 WIB
X