• Sabtu, 10 Desember 2022

Sambut Tahun Baru Islam 1444 H, Yuk Pelajari Perbedaan dan Sejarah Kalender Hijriyah Dengan Kalender Masehi

- Kamis, 28 Juli 2022 | 11:59 WIB
ilustrasi Kalender Hijriyah 1443
ilustrasi Kalender Hijriyah 1443

Sejak Umar

Walaupun penanggalan Hijriyah itu dimulai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada 612 Masehi, tetapi penghitungannya tidak dilakukan oleh Rasul sewaktu beliau masih hidup. Yang pertama kali membuat dan menetapkan penanggalan itu adalah Khalifah Islam yang kedua, Umar bin Khattab pada tahun 629 Masehi. Tujuh tahun setelah Nabi wafat.

Baca Juga: Pernyataan Mahfud MD Dibantah, Ulama Dikriminalisasi dan Dipenjara, Indonesia Darurat Islamofobia

Menurut Umar, Islam yang makin membesar, baik dalam jumlah umat maupun dalam wilayah, membutuhkan penghitungan kalender sendiri yang berbeda dengan kalender yang sudah ada. Kalender masehi yang didasari pada eksistensi Dewa Matahari, tidak cocok untuk ditetapkan dalam sistem Islam yang tidak mengakui para dewa yang merupakan Mitos dari Romawi dan Yunani.

Apalagi sejak awal, Rasulullah memang menetapkan hal-hal berbeda dengan kalender Romawi/Masehi. Rasul menolak mengaitkan hari-hari besar Islam dengan penanggalan masehi. Sejak hidpnya beliau selalu menentukan tanggal dan bulan dengan cara melihat bulan baru. Bukan dengan sistem Masehi yang sudah pasti.

“Penanggalan Hijriyah yang dilakukan Umar bin Khattab menunjukkan sikap dan tindakan jenius untuk membuat Kalender Islam berbeda dengan kalender lain, terutama dengan kalender Masehi. Kejeniusan Umar itu kita rasakan hingga sekarang,” kata Profesor Thomas Djamaluddin dalam wawancara dengan Harianterbit.com beberapa waktu yang lalu.***

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Gempa M6,1 Guncang Melonguane Sulut

Sabtu, 10 Desember 2022 | 04:30 WIB

Gempa M5,8 Guncang Sukabumi Jawa Barat

Kamis, 8 Desember 2022 | 08:06 WIB
X