• Minggu, 3 Juli 2022

Ketua PBNU Apresiasi Jenderal Dudung Terkait Akses Jalan Menuju Makam Ulama Sono Salah Satu Tokoh Pendiri NU

- Kamis, 23 Juni 2022 | 19:13 WIB
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (dok)
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (dok)

HARIANTERBIT.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi atau akrab disapa Gus Fahrur mengapresiasi kepedulian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Apresiasi diberikan karena Jenderal Dudung akan melebarkan akses jalan menuju makam sesepuh ulama Sono yang berada di dalam kompleks militer Gudang Pusat Peralatan miliki TNI AD di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Itu bagus sekali ya kalau pak KSAD (Dudung Abdurachman) memberikan jalan kerena makam itu akan tarawat. Pak KSAD sudah menunjukkan kepedulian. Kami mengapresiasi,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Kamis, 23 Juni 2022.

Baca Juga: Berkaca Penanganan Pandemi Covid 19, Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah Tangani PMK pada Hewan Ternak

Menurut Gus Fahrur, pelebaran akses jalan tersebut sangat penting karena akan banyak masyarakat, khususnya warga Nahdliyin yang akan melakukan ziarah kubur atau wisata religi ke sana. Jika banyak masyarakat yang melakukan ziarah kubur ke sana, menurut Gus Fahrur, maka makam sesepuh ulama NU akan terawat juga. Seperti makam Mbah Muchaiyin, Kiai Abu Mansur, Kiai Zarkasi.

“Itu kan makam gurunya KH Hasyim Asyari. Kita berterimakssih sekali kepada pak KSAD sudah memberi jalan itu, beliau menunjukkan kepedulian kepada pesantren, pelestarian tradisi yang bagus. Karena yang suka ke makam-makan ya warga NU. Makanya kita mengapresiasi pak KSAD, terimakasih sudah mengijinkan akses jalan kepada makam kiyai-kiyai sepuh NU,” ucapnya.

Baca Juga: Putus Kontrak Kerja Sewenang-wenang, Banyak Isu Sensitif Citilink Bisa Terbongkar ke Publik

Gus Fahrur menambahkan akses jalan yang diberikan Jenderal Dudung tersebut akan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Sebab, akses jalan itu merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting. Dan dia bersyukur jika pelebaran jalan yang diizinkan Jenderal Dudung tersebut bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Supaya itu bisa menjadi akses nyaman kalau mobil bisa lewat itu lebih bagus. Itu tidak mudah dilakukan kalau bukan seorang KSAD. Itu kan wewenang tingkat tinggi dan dibawah enggak berani,” tambah Gus Fahrur.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 Mulai Melandai

Minggu, 3 Juli 2022 | 02:10 WIB

RKUHP

Sabtu, 2 Juli 2022 | 23:59 WIB
X