• Selasa, 29 November 2022

Beda Hari Tasyriq dan Puasa Sunnah Arafah, Idul Adha Tahun ini Berpotensi Tidak Serentak

- Jumat, 17 Juni 2022 | 11:46 WIB
Sebanyak 7 kloter jemaah haji asal Indonesia di Madinah mulai bergerak ke Mekkah. Foto ilustrasi Jemaah haji saat melaksanakan Wukuf di Arafah.  (Shutterstock)
Sebanyak 7 kloter jemaah haji asal Indonesia di Madinah mulai bergerak ke Mekkah. Foto ilustrasi Jemaah haji saat melaksanakan Wukuf di Arafah. (Shutterstock)

HARIANTERBIT.com - Perbedaan waktu Idul Adha atau hari Raya Kurban berpotensi akan berbeda pada tahun ini. Belum bisa dipastikan apakah hari raya jatuh pada Sabtu, 9 Juli atau Ahad, 10 Juli 2022. Pemerintah sendiri belum melakukan Siding Itsbat untuk menentukan tanggal 1 Zulhijjah.

“Sidang Itsbat Kementerian Agama, akan dilakukan pada tanggal 29 Juni untuk menentukan apakah 1 Zulhijjah jatuh pada tanggal 30 Juni atau 1 juli,” kata Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin kepada Harianterbit.com.

Dia juga memberikan izin untuk mengutip Blok Pribadinya tentang perhitunagn hilal pada awal Dzulhijjah tahun ini untuk kepentingan pemberitaan.

Baca Juga: Mimpi Ibu Meninggal Atau Sebaliknya, Ini Yang Perlu Diwaspadai

Walaupun tidak seheboh perbedaan waktu puasa Ramadhan tahun ini, perbedaan waktu Idul Adha harus juga disikap masyarakat secara bijak dan dewasa. Perbedaan waktu Idul Adha hanyalah masalah astronomis dan astrofisika. Bukan masalah akidah dan keyakinan, kata Thomas yang juga adalah Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Indonesia Kemenag tersebut.

Dijelaskan oleh Thomas, perbedaannya adalah seperti biasa terjadi tahun-tahun sebelumnya. Yaitu tentang posisi hilal pada akhir Dzulkaidah. Perbedaan cara panjang atas posisi hilal itulah yang membuat terjadi perbedaan penetapan enent-event kalender Hijriyah, seperti penentuan 1 Ramadhan, 1 Syawal dan 1 Dzulhijjah.

“Karena itu, tidak perlu disikapi dengan serius dan saling menyalahkan. Ikuti saja mana yang menjadi keyakinan masing-masing.Selama ini yang berbeda itu juga tidak ribut. Cukup menyadari bahwa kita berbeda. Lalu melaksanakan apa yang jadi keyakinan masing-masing tidak perlu disengketakan,” demikian Thomas Djamaluddin.

Kosekuensi Perbedaan

Memang ada beberspa konsekuensi dsri perbedaan penetapan tanggal 1 Dzulhijjah itu, tetapi tidak esensial dan menyangkut kewajiban seperti perbedaan 1 Ramadhan dsn 1 Syawal. Perbedaan waktu Idul Adha tidak prinsipil dan menghebohkan.

Baca Juga: Tidur Dengan Lampu Menyala, Inilah Bahaya yang Ditimbulkan

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

YPPLP Gelar Wisuda Tahfidz dan Khatam Al-Qur’an

Senin, 28 November 2022 | 17:16 WIB
X