• Selasa, 31 Januari 2023

Kurangi Emisi Karbon, Sinar Mas Land Konservasi Hutan Bakau Seluas 43 Hektare di Nuvasa Bay Batam

- Minggu, 27 Maret 2022 | 17:11 WIB
Sinar Mas Land menyelenggarakan kegiatan pelestarian hutan bakau seluas 43 hektare di dalam area Nuvasa Bay. Kegiatan konservasi tersebut bertujuan untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan fungsi utama hutan bakau yang merupakan salah satu elemen di ekosistem pesisir Batam.
Sinar Mas Land menyelenggarakan kegiatan pelestarian hutan bakau seluas 43 hektare di dalam area Nuvasa Bay. Kegiatan konservasi tersebut bertujuan untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan fungsi utama hutan bakau yang merupakan salah satu elemen di ekosistem pesisir Batam.

Batam, HanTer – Pohon bakau memiliki peran yang sangat vital dalam kelangsungan ekosistem darat dan laut, khususnya di wilayah Nongsa, Batam. Sejalan dengan pengembangan yang dilakukan di wilayah tersebut, Sinar Mas Land turut mengambil langkah dalam pelestarian hutan bakau seluas 43 hektare di dalam area Nuvasa Bay.

Kegiatan konservasi tersebut bertujuan untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan fungsi utama hutan bakau yang merupakan salah satu elemen di ekosistem pesisir Batam. Hutan bakau dapat menahan abrasi, hingga menjadi benteng penahan ketika tsunami terjadi.

Di sisi lain, keberadaan tanaman bakau juga dapat menjaga kelestarian biota darat dan laut di daerah tersebut. Konservasi hutan bakau mampu berperan dalam menanggulangi pemanasan global dengan menyerap emisi karbon dan memiliki kemampuan menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibanding hutan hujan tropis lainnya. Pelestarian hutan bakau ini juga merupakan salah satu upaya Sinar Mas Land untuk mengurangi emisi karbon dalam setiap operasi bisnisnya.

Baca Juga: Pengamat UKSW: Kinerja Pemulihan Ekonomi Membaik, Dongkrak Elektabilitas Airlangga

CEO East Indonesia Sinar Mas Land, Franky Najoan mengatakan, kelestarian alam akan sangat berpengaruh pada eksistensi kehidupan manusia, termasuk hutan bakau yang sudah menjadi bagian erat lanskap wilayah Nongsa.

"Kami harap pengembangan di Nuvasa Bay dapat berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan sehingga nantinya masyarakat dapat menikmati kenyamanan kerja dan tinggal di kawasan yang maju dan asri.”

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan juga menggandeng instansi Pemerintah Daerah dan sejumlah LSM. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah reboisasi atau penanaman kembali hutan bakau yang sudah rusak. Masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan rasa kepemilikan dan kebersamaan.

Baca Juga: Nama Ganjar Diusulkan Jadi Nama Bukit Hutan Bambu di Bali

Nuvasa Bay berada di atas lahan seluas 228 hektare dengan garis pantai sepanjang 1,2 km yang menghadap langsung ke Singapura. Di dalamnya terdapat Nongsa D-Town yang merupakan salah satu kawasan bisnis potensial untuk masa depan Kota Batam.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa M5,6 Guncang Daruba Maluku Utara Dini Hari Tadi

Minggu, 29 Januari 2023 | 06:12 WIB

Kelebihan Wireless Charger dengan Magnetic Cooler

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:54 WIB
X