Madun is Back, Ketika Cita-cita Seorang Anak Terhambat Sang Ayah

romi
Madun is Back, Ketika Cita-cita Seorang Anak Terhambat Sang Ayah
Madun di sela-sela syuting Madun is Back/ ist

Jakarta, HanTer – Terkadang cita-cita seorang anak tak selaras dengan keinginan orang tuanya. Tentu, tantangan itu menjadi berat bagi si anak ketika selalu ditentang. Padahal, si anak berharap bisa menjadi olahragawan kelas dunia yang bisa membawa nama baik keluarga dan bangsa. 

Itulah sekilas mengenai sinetron yang mulai tayang pada Senin, 17 Desember pukul 17.00 Wib di MNCTV berjudul Madun is Back. Ya mendengar nama tersebut, tentu membuat para penggemar sepakbola diingatkan pada sinetron serupa yang pernah berjaya. Kini sinetron tersebut bakal kembali lagi dengan nama baru Madun is Back. 

Sinetron serial ini di produksi Visual Generation yang digawangi Nasrul Warid selaku produser, sedangkan Yusuf Mahardika selaku pemeran utamanya.

Madun is Back bercerita tentang anak yang mempunyai cita cita menjadi pemain bola dunia  tapi hambatan bukanlah suatu rintangan yang tidak bisa di hadapi walau sang ayah tak merestuinya.

“Kita sebut Syafei  Asrul Dahlan yang tidak ingin Madun menjadi pemain bola. Ia hanya ingin anaknya menjadi ulama yang bisa menyelamatkan dirinya dan keluarga kelak di akhirat,” kata Nasrul Warid di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Sedangkan, sang ibu Asha Syara selalu bilang pada Madun bahwa surga di telapak kaki ibu. “Kau ikuti apa kata hatimu jadi pemain bola dunia yang beriman  tapi tidak mencederai hati ayahmu.     Urusan ayahmu biar ibu yang lunak kan hatinya,” tambahnya.

Serial ini diharapkan bisa menjadi obat rasa kangen bagi pecinta Madun, khususnya anak-anak pecinta sepakbola yang hingga kini terus menjamur demam bola dimana-mana. Dengan catatan, menjadi pesepakbola yang soleh. Begitu harapan dari Madun is Back! 
 

#Madun   #is   #Back   #Seorang   #Anak   #Ayah