Tetap Kreatif di Masa Pandemi, Kemdikbud & Kophi Ajak Pekerja Seni Bangkit Berkarya

Romi
Tetap Kreatif di Masa Pandemi, Kemdikbud & Kophi Ajak Pekerja Seni Bangkit Berkarya
Diskusi pekerja seni bersama Kemdikbud & Kophi/ ist

Jakarta, HanTer – Lesunya kegiatan seni di masa pandemi berdampak bagi semuanya. Buka hanya si pelaku seni, namun penunjang seni akhirnya mengalami kerigian yang sangat besar. 

Tak heran, jika banyak pihak berupaya untuk menggaungkan supaya keadaan ini cepat berakhir dan semua bangkit melawan masa sulit ini.

Nah, melihat kenyataan tesrebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan dan Komunitas Pewarta Hiburan Indonesia (Kophi) mengajak para pekerja seni untuk bangkit dan bergandegan tangan untuk berkarya bersama dimasa Pandemi Covid – 19.

Dalam diskusi yang dipandu oleh Benny Banke dan Kang Edo ini dihadiri sejumlah narasumber penting. Diantaranya, Edi Irawan, Harry “Koko” Santoso, Musisi Senior Candra Darusman dan Firman Bintang. 

Menurut Edi Irawan mewakili Kemdikbud mengatakan pandemi Covid-19 memaksa semua orang untuk kreatif dan mengajarkan untuk bersama bangkit kembali dalam kehidupan.

“Ini menjadi permasalahan musik Indonesia yang memang luarbiasa besarnya, tapi ini langkah awal kita duduk bersama. Kita mau duduk bersama saja susah selama ini, semoga diskusi ini bisa menemukan solusi terbaik, kata Edi Irawan dalam virtual yang digelar Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru (PMBB) Kemendikbud RI dan Komunitas Pewarta Hiburan Indonesia (Kophi), Rabu (2/9/2020).

Dikatakan Edi Irawan, pandemi mengajarkan semua orang berhati-hati menghadapi peringatan ini. “Intinya memaksa kita untuk berubah, memaksa kita untuk berkolaborasi, bersama dalam bermusik. Tak hanha satu yang menonjol tapi semua bersama-sama untuk bangkit,” jelasnya.

Promotor Harry ‘Koko’ Santoso mengaku sangat terdampak dengan kenyataan ini dan mengajak semua pekerja seni dimanapun berada untuk bersatu dalam upaya bangkit dan berkarya.

“Kita berharap pemerintah memberi kemudahan, kelonggaran bahkan harapan tempat-tempat fasiltas-fasilitas pemerintah daerah dari sabang sampai merauke sebagai contoh ada lapangan-lapangan yang dimiliki oleh Pemda, pengurus – pengurus olahraga di daerah maupun pusat memberikan tempat untuk kita tampil bermusik,” katanya.

Sedangka, H. Firman Bintang pengamat dan produser Films saat ini ketika bioskop ditutup atas nama menegakkan protokol kesehatan, cobaan produser film, juga pemilik bioskop, makin  besar. 

“Covid 19 menjadi momen penting jangan sampai kita kehilangan semangat, sekaligus kreatifitas. Karena mata uang yang sebenarnya dalam industri ini adalah kreatifitas,” katanya.

Musisi senior Candra Darusman mengajak semua pihak, khususnya para pekerja seni untuk tetepa berkarya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sduah diterapkan. 

#Kemdikbud   #Kophi   #Pekerja   #Seni