Tetap Semangat Usai Dirumahkan, Pskyject Diajak Baliyanto Menggenjot  Sepeda 

Romi
Tetap Semangat Usai Dirumahkan, Pskyject Diajak Baliyanto Menggenjot  Sepeda 
Pskyject & Baliyanto/ ist 

Jakarta, HanTer - Di tengah booming  gerakan naik sepeda  seperti sekarang, muncul satu lagu bertajuk “Sepeda” (Genjot Genjot Genjot) yang  dibawakan penyanyi pendatang baru bernama Pskyject.  

Lagu yang dirilis  HP Music  dan diproduseri oleh Baliyanto Wahyudi Kurniawan pada 6 Agustus lalu tersebut,  liriknya berkisah tentang mimpi.

“Jadi ada  seorang pria  yang bermimpi ingin punya sepeda  mahal, seperti  yang lagi booming. Tetapi  ketika terbangun menjelang pagi, ia sadar kalau main sepeda  itu  tidak perlu lihat brand, yang penting ada dan bisa digenjot,” kata Pskyject di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Lagu  “Sepeda”  yang bernuansa  musik era 1920-an itu, menurut Pskyject,  memiliki kekuatan  lirik pada pengulangan kata genjot.  “Bagi orang dewasa ini terkesan ambigu. Tapi sebetulnya lagu ini bisa  dilagukan oleh semua umur,” ungkap pria kelahiran 12 Desember 1974. 

Bakat musik Pskyject sebetulnya sudah terlihat  sejak remaja dan membuat  grup band. Ia duduk diposisi gitaris. Ia juga membentuk band indie dan menghasilkan album berisi 12 lagu hasil karyanya sendiri. 

Ketika  beranjak lebih dewasa,  Pskyject sempat menjadi Audio Editing untuk pembuatan  album Dorce Gamalama  bersama mendiang Jhony Rodith. Ia juga menjadi operator recording tracking di album Kangen Band (2007). 

Dari 2014-2020, Pskyject bekerja di kelompok Mahaka sebagai Audio Production Commercial/Program.   “Tapi sejak Covid 19 merebak, saya dirumahkan. Tapi hikmah besarnya, saya bisa  nyanyi bahkan rekaman!” 

Bakat Pskyject sebagai penyanyi komersil memang baru ditemukan oleh  sang produser sekaligus managernya Baliyanto.

Awalnya,  Pskyject  yang bernama lengkap Prihadi  itu menyerahkan lagu "Sepeda" untuk dinyanyikan oleh penyanyi remaja wanita yang  tengah diproduseri Bali.

Saat lagu “Sepeda” didengarnya, menurut Bali, musik dan gaya nyanyi Pskyject ternyata sangat unik, dan beda dengan penyanyi yang ada di industri musik hari ini. 

"Karena itu, saya berani memutuskan untuk memproduseri lagu itu,  Karakternya terasa sangat kuat, meskipun dari sisi usia dia juga tidak muda lagi!" ujar Baliyanto.

Video music “Sepeda”  garapan  sutradara Ardy Octaviand,   sudah bisa disimak di YouTube.  Di situ terlihat Pskyject harus rela diriya mau “dipermak” dan berubah image.   “Rambut saya dicat berwarna. Saya harus mau pakai baju gombrong dengan warna elektrik. Pokoknya terkesan tengil banget!” kata Pskyject.