Dimakamkan Sebelah Putra Sulung di Ngawi, Sang Godfather Didi Kempot Telah Tiada

Harian Terbit/Romi
Dimakamkan Sebelah Putra Sulung di Ngawi, Sang Godfather Didi Kempot Telah Tiada

Usai sudah perjuangan penyanyi dan musisi Didi Kempot menggapai kesuksesan di blantika musik Indonesia ketika jasadnya di kebumikan di samping putra sulungnya, Lintang di TPU di Desa Majasem, kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur, Sealasa (5/5/2020). 

Lintang merupakan putra pertama Didi Kempot dari pernikahannya dengan Saputri. Ia meninggal saat masih berusia 6 bulan. Padahal, sebelum meninggal penyanyi yang dijuluki Godfather tengah berada pada masa kepopulerannya. Jadwal mangungg begitu padat, bahkan ia tengah membuat buat Lagu "Ojo Mudik".

Bukan itu saja, ia juga telah melakukan konser amal yang berhasil meraup dana miliran rupiah untuk disumbangkan bagi yang terdampang virus corona atau Covid-19 dan juga dipersembahkan bagi keperluan tenaga medis. Tapi, itulah maut yang tak pandang bulu yang menyertai Didi Kempot lebih dulu. 

Bahkan, ketika dirinya sedang  menikmati masa keemasan, penyanyi campursari Didi Kempot menemui ajal. Sebelum meninggal sempat buat lagu Ojo Mudik (Jangan Mudik). Lewat video klip, lagu tersebut mengajak orang-orang untuk tidak mudik selama pandemik COVID-19 itu diunggah di YouTube pada 28 April 2020. Hebatnya, hingga berita ini ditulis, videonya telah ditonton lebih dari 670.000 kali.

Didi Kempot tampil mengenakan kaos dan blangkon hitam yang senada. Di kaosnya terlihat tulisan "Bersatu Lawan Corona". Lagu tersebut mengajak orang-orang untuk menjaga jarak dan berdiam diri di rumah.
Di tengah lagu dengan lirik bahasa Jawa dan Indonesia, Didi menyerukan imbauan untuk berdiam diri di rumah demi menekan penyebaran virus corona.

Seperti diberitakan, Didi Kempot, pemilik nama asli Dionisius Prasetyo, meninggal dunia di usia 53 tahun, pada Selasa (5/5/2020), pukul 07.30 WIB di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. 

Pekerja Keras

Kerabat mendiang Didi Kempot yakni, pelawak senior Tarzan mengenalnya dari Mamiek Prakoso, kakak Didi Kempot. Tarzan dan Mamiek adalah bagian dari grup lawak Srimulat.

Di mata pelawak Tarzan, Didi Kempot adalah penyanyi penuh kerja keras dan pahlawan tanpa tanda jasa. 

"Harapan saya mudah-mudahan pemerintah daerah Solo menyerukan supaya (dipasang) bendera setengah tiang untuk mengantar kepergian Didi Kempot kepada Sang Khalik," kata Tarzan, Selasa.

Kepergian pemilik nama asli Dionisius Prasetyo ini  menyisakan kehilangan untuknya. "Didi itu orang yang tidak memikirkan diri sendiri," kenang Tarzan dilansit Antara.

Tarzan mengenal Didi sejak tahun 1980-an ketika Didi sering mampir ke kediaman Mamiek. Menurut Tarzan, Mamiek sering bercerita mengenai sang adik yang merintis karier dari musisi jalanan.

Tarzan mengenang, dia pernah terkecoh dengan lagu "We Cen Yu" Didi Kempot. Tarzan menyangka Didi membuat lagu Mandarin. Rupanya, itu akronim dari Kowe Pancen Ayu.

Kesibukan Didi Kempot yang manggung di sana-sini diketahui oleh Tarzan yang tak sengaja bertemu saat berada satu pesawat beberapa waktu lalu. Didi bercerita tentang jadwal manggung di beberapa kota dalam waktu berdekatan. 

Didi Kempot meninggal dunia pada usia 53 tahun pukul 07.30 WIB di RS Kasih Ibu, Solo, Selasa.