Polemik Kembali Terjadi Sepeninggal Lina, Teddy Gandeng 10 Pengacara Menuntut Warisan

Romi
Polemik Kembali Terjadi Sepeninggal Lina, Teddy Gandeng 10 Pengacara Menuntut Warisan
Teddy Pardiyana (ist)

Jakarta, HanTer - Sepeninggal mendiang Lina Jubaedah yang menjadi istri Teddy Pardiyana ternyata meninggalkan berbagai polemik. Dimulai dari kematiannya yang begitu mendadak, dilanjutkan dengan otopsi jenazah dari anak pertamanya Rizky Febian yang menilai ada kejanggalan dari kematian tersebut hingga akhirnya tak terbukti ada penganiayaan atas kematian tersebut.

Kini, muncul masalah baru menyangkut harta warisan yang ditinggalkan mendiang Lina Jubaedah berupa kost-kostan 32 pintu senilai Rp 32 miliar. Rupanya, Teddy menuntut haknya dengan mengejar putra sambungnya, Rizky Febian dan Putri Delina terkait harta warisan untuk Teddy dan putrinya, Delina Bintang.

Tersiar kabar, untuk memuluskan niatnya itu Teddy menggandeng 10 pengacara guna menyelesaikan masalah harta warisan tersebut.

Uniknya, mengetahui motif Teddy menggandeng banyak pengacara, Sule (mantan suami Lina Jubaedah) mempertanyakan hal itu. Kendati demikian, ia memilih untuk membiarkan kasusnya berjalan berdasarkan pada bukti-bukti.

"Mungkin mengamankan diri, kenapa harus bawa pengacara kalau tidak apa-apa. Ya silahkan saja, mungkin nanti juga akan ada bukti-bukti dari keluarga almarhum dan lain-lain," kata Sule di tayangan infotainment, Jumat (13/3/2020).

Tentunya, sebagai mantan suami yang lebih dulu hidup puluhan tahun bersama Lina, Sule jelas mengetahui detail tempat dan barang harta warisan mantan istrinya tersebut.

Namun Sule lebih memilih bungkam dan enggan memberitahu harta warisan mantan istrinya teresebut, Sule mengungkapkan tidak ingin ikut campur dan terlibat dalam polemik tersebut.

"Saya tidak ngorek-ngorek hal yang sudah ada walaupun saya tau di mana hartanya apa saja hartanya, tapi saya tidak mau untuk ikut campur dalam hal itu kayak duit Iky dan lain-lain," jelasnya.

Itikad Teddy untuk mendapatkan haknya dengan menggandeng banyak pengacara, rupanya disikapi biasa saja oleh kedua anak Sule. Taka da kepanikan, apalagi ketakutan yang berlebihan.

"Anak-anak juga santai saja, karena saya juga tidak mengajarkan untuk memperebutkan atau mempermasalahkan harta. Putri, Iky santai santai saja. Dia enggak ada masalah dengan semuanya," ungkap Sule.

Selain itu, Sule memilih tidak mau ikut campur dan mengembalikan kasusnya pada Rizky Febian.

"Itu urusan anak-anak, Teddy yang mempertanggungjawabkan semua karena semua aset ada di Teddy semua, yang tau Teddy sama mamahnya almarhum," tambahnya.

Kuasa hukum Teddy Pardiyana, yakni Mohammad Ali Nurdin mengatakan kliennya meminta dirinya untuk menjadi jembatan dengan pihak keluarga istrinya untuk menangani kasus harta warisan Lina Jubaedah.

Sebagai kuasa hukum, Mohammad Ali Nurdin sudah berkomunikasi dengan kuasa hukum pihak keluarga Lina Jubaedah untuk bertemu dan telah dijadwalkan pekan depan.

"Dia merasa bahwa apapun yang dia lakukan, apa pun yang ia utarakan, statement nya selalu salah. Karena sekarang harta gono-gini juga dia terlihat disalahkan juga, harta warisan juga dia kelihatannya akan disalahkan juga. Jadi dia meminta pendampingan," kata Mohammad Ali Nurdin.

Tak ayal, kemunculan Teddy dengan menggandeng 10 pengacara bertolak belakang dengan pernyataannya dulu saat kepergian Lina menyisakan berbagai polemik.

Teddy mengaku tak ada nama dirinya dalam harta warisan Lina Jubaedah, namun sekarang Teddy justru menggunakan jasa pengacara seolah memperjuangkan haknya di harta sang istri.

Rupanya, selain kost-kostan 32 pintu, Lina meninggalkan aset berupa tanah cukup luas yang data-datanya diketahui Teddy.

#Lina   #sule   #tedy   #rizkyfebian