Finalis Putri Indonesia Didapuk Jadi Duta Kosmetik Aman

romi
Finalis Putri Indonesia Didapuk Jadi Duta Kosmetik Aman
Finalis Putri Indonesia jadi Duta Kosmetik Aman/ ist

Jakarta, HanTer – Sejauh ini kosmetik dianggap bisa menambah cantik bagi pemakaianya, terutama wanita. Tak heran, jika kebutuhan terhadap produk kosmetik di Indonesia sering dimanfaatkan oleh produsen-produsen kosmetik dalam memasarkan produk ilegal. 

Nah, terkait bahaya kosmetik ilegal ini, Yayasan Putri Indonesia (YPI) bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan edukasi para finalis Putri Indonesia 2020 tentang produk kosmetik yang aman.

"Intinya para finalis Putri Indonesia akan menjadi publik figur, trendsetter, mungkin juga endorser dari suatu produk. Kalian harus mengerti trik-trik apa yang harus dipahami, serta bagaimana sebagai edukator memberikan informasi pada teman-teman sesama millenial dan konsumen lainnya untuk memilih dan menggunakan kosmetik yang aman," kata Ketua Panitia Pemilihan Putri Indonesia 2020, Kusuma Anjani di pembekalan 39 Finalis Putri Indonesia 2020 sebagai "Duta Kosmetik Aman" di Auditorium Badan POM Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Dikatakan Kusuma Anjani, Puteri Indonesia harus terus memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat untuk paham cara mencari kosmetik yang aman. Sebab, menurutnya, dampak penggunaan produk kosmetik ilegal sangat berbahaya.

"Kan efeknya sangat buruk, kalau pun memberikan putih yang segera, tetapi juga memberikan efek kulit kusam, perih, dan bahkan jerawat. Nah ini yang harus diketahui mereka jadi tidak asal pakai kosmetik,” terangnya.

Anjani menambahkan selama 28 tahun YPI telah memberikan pelatihan kepada putri-putri terpilih dari 34 provinsi.

"Kami juga merasa terhormat mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan Badan POM untuk meningkatkan kepedulian terhadap maraknya kosmetik illegal ini,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito dalam pembekalannya di hadapan 39 Finalis Putri Indonesia 2020 menyampaikan, dewasa ini upaya pengawasan atau penindakan saja tidak akan cukup untuk memberantas kosmetik ilegal. 

"Sebagai publik figur (para finalis Putri Indonesia) yang memiliki citra positif di masyarakat, terutama generasi muda yang erat dengan media sosial. Untuk itu, saya mengajak anda semua untuk ikut mengedukasi masyarakat agar cerdas memilih kosmetik aman," kata Penny.

#Duta   #Kosmetik   #Finalis   #Putri   #Indonesia